Home
Peta Situs
Kontak Kami
Buku Tamu
Links

Visi & Misi
Program Kerja
TUPOKSI
Strategi
Kebijaksanaan
Struktur
Bulletin

Agenda Kegiatan
Konsultasi
Galeri
Puskesmas
Apotik
Rumah Sakit
Dokter
Lab. Klinik
Perijinan
BOK
Data Kesehatan

Dokter Jaga
Apotik Jaga
Apotik 24 Jam
ICU/UGD
 
Promosi Kesehatan dengan Tatanan dari Pelayanan Kesehatan Kuratif ke Promotif dan Preventif

2010-08-26


Konsep pencegahan dan pemeliharaan yang ada kurang diperhatikan oleh petugas kesehatan hal ini diserahkan kepada teman sejawat yang peduli akan pencegahan yang mana profesionalisme, keadaan sosialnya masih rendah untuk meningkatkan pengadaan air bersih dan sanitasi, pemberian vaksin dalam mencegah penyakit dan penyuluhan ke masyarakat apa yang mereka harus lakukan dan apa yang tidak perlu dilakukan agar menjadi lebih sehat. Sebetulnya kesehatan dapat di promosikan secara baik di manapun. Tempat pelayanan kesehatan, petugas kesehatan dan peralatan yang canggih dan mahal dengan majunya perkembangan tehnologi saat ini untuk manjalankan prosedur pemeriksaan kesehatan mengakibatkan takutnya masyarakat ataupun yang membutuhkan untuk berobat terutama untuk sosial ekonomi yang rendah atau paspasan. Sementara pelayan kesehatan yang bersifat pencegahan dengan tehnologi yang sederhana masih dibutuhkan, untuk mengurangi kematian. Dengan adanya perbedaan biaya kesehatan yang mahal dan murah dibandingkan dengan hasilnya maka menjadi tidak jelas. Penyebab kematian sering tidak begitu jelas tapi ada hubungan yang erat dengan kemiskinan, ketidaktahuan, kurang gizi, lingkungan yang kotor atau berpolusi, pemakaian NAPZA termasuk rokok dan gaya hidup yang tidak sehat sering mempengaruhi kesehatan masyarakat sampai menimbulkan penyakit yang berbahaya dan kematian. Di Indonsia yang terdiri dari beribu pulau dengan jumlah penduduk yang sangat banyak dengan beraneka ragam budaya, sehingga hal ini penanganan yang terintegrasi. Jumlah penduduk Indonesia masih banyak di pedesaan dan perkotaan yang kurang mendukung dari segi kebersihan dan kesehatan lingkungannya. Masih banyak juga masyarakat kurang mampu menjangkau pelayanan kesehatan karena hambatan geogravis dan transportasi sehingga hal ini menyababkan keterlambatan dalam pertolongan. Dengan kemajuan tehnologi kedokteran saat ini seharusnya semua masyarakat Indonesia merasakan kemjuan tersebut, tetapi karena keterbatasan biaya dan pemerataan pelyanan maka tehnologi tersebut baru dapat dirasakan sebagain kecil masyarakat saja. Keadaan tersebut diatas merupakan gambaran pembangunan kesehatan di Indonesia untuk itu sebaiknya kesehatan harus menjadi kebutuhan dasar dan merupakan juga hak azazi manusia dalam mencapai Indonesia sehat 2010. Prinsip ini merupakan visi dari pembangunan kesehatan Indonesia dimana semua masyarakat hendaknya derajat kesehatannya memungkinkan untuk produktif dalam bekerja dan berpartisipasi secara aktif dalam pencegahan dan pemeliharaan kesehatannya. Hal tersebut diatas tidak mungkin dapat dicapai melalui kesehatan saja tetapi juga harus melibatkan semua sektor yang terkait.
Sumber :Seksi Promosi Kesehatan

Cari Data
Berita
Pelayanan Kesehatan
Promosi Kesehatan
P2PL
Konsultasi
Peraturan Perundang-undangan
  Hak Cipta © 2005 - 2014 Pemerintah Kota Yogyakarta