Artikel

Membangun SDM Berkualitas Dengan Rumah Program Generasi Unggul (RPGU) Di Yogyakarta (Policy Brief)

28/02/2025 09:24:41 WIB

Tim Website Dinkes

oleh : Sukantoro, SKM., M.Kes

Analis Kebijakan Madya Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta

RPG Kota Yogyakarta

Executif summary                                                                                                                                                  

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Yogyakarta Tahun 2025 – 2045 mempunyai visi “Terwujudnya Kota Yogyakarta yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan dengan berlandaskan budaya dan nilai-nilai keistimewaan”. Sasaran ke 2 visi RPJPD adalah peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM). Misi 1 RPJPD adalah “Mewujudkan Yogyakarta unggul melalui transformasi sosial”, yaitu transformasi pembangunan yang berfokus pada upaya pembangunan kualitas SDM dengan cara mendorong sektor strategis dan andalan Kota Yogyakarta meliputi sektor pendidikan, kesehatan dan sosial untuk terus berkembang dalam rangka meneguhkan posisi keunggulan kompetitif Kota Yogyakarta baik tingkat nasional maupun internasional. Upaya mewujudkan visi misi tersebut melalui sektor kesehatan dapat ditempuh dengan inovasi Rumah Program Generasi Unggul (RPGU) sebagai pengembangan dari Rumah Pemulihan Gizi (RPG). RPGU dilaksanakan secara berjenjang di Puskesmas dan Rumah Sakit.

 

Pendahuluan

Pemerintah Kota Yogyakarta telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025 – 2045 dengan Visi “Terwujudnya Kota Yogyakarta yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan dengan berlandaskan budaya dan nilai-nilai keistimewaan”. Unggul dimaknai sebagai kondisi keunggulan kompetitif-komparatif dan kolaboratifkhususnya dalam hal pengembangan sektor strategis kesehatan, pendidikan dan sosial. Sasaran ke 2 visi tersebut yaitu peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM).

 

Misi 1 RPJPD adalah “Mewujudkan Yogyakarta unggul melalui transformasi sosial”, yaitu transformasi pembangunan yang berfokus pada upaya pembangunan kualitas SDM dengan cara mendorong sektor strategis dan andalan Kota Yogyakarta meliputi sektor pendidikan, kesehatan dan sosial untuk terus berkembang dalam rangka meneguhkan posisi keunggulan kompetitif Kota Yogyakarta baik tingkat nasional maupun internasional

img_20221012150940_image.png

Dalam pembangunan kualitas SDM melalui sektor kesehatan dibutuhkan inovasi pelayanan kesehatan, yaitu berupa Rumah Program Generasi Unggul (RPGU) yang merupakan pengembangan dari RPG di Kota Yogyakarta.

RPG terletak di Jl. Mayjend Sutoyo No. 32 Yogyakarta yang dibentuk dengan Peraturan Walikota Yogyakarta No. 3 Tahun 2011 tentang Pembentukan, Susunan, Kedudukan, Fungsi dan Rincian Tugas Rumah Pemulihan Gizi Kota Yogyakarta dan dirubah dengan Perwal No. 13 Tahun 2017. Tujuan RPG untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui upaya penanganan masalah gizi secara komprehensif. 

 

RPG merupakan bagian dari pelayanan Puskesmas Mantrijeron dalam rangka menunjang operasional Dinas di bidang kesehatan masyarakat khususnya pada penanganan permasalahan gizi secara komprehensif di Kota Yogyakarta dan merupakan lembaga non struktural. Sasaran RPG adalah Balita yang bermasalah gizi dari temuan di wilayah Kota Yogyakarta dan dirujuk oleh Puskesmas, kemudian ditangani di RPG hingga mentas masalah gizi. 

RPG merupakan inovasi upaya kesehatan yang pelayanannya terbatas pada penanganan masalah gizi, dengan perkembangan kebijakan RPJPD Tahun 2025-2045 maka RPG merupakan modal awal untuk dapat dikembangkan menjadi lebih optimal untuk mewujudkan generasi unggul dengan pembangunan SDM berkualitas dan berdaya saing nasional maupun internasional.

Deskripsi masalah

  1. Kelambagaan RPG merupakan bagian pelayanan Puskesmas Mantrijeron, tetapi cakupan pelayanan se wilayah Kota Yogyakarta, secara kewenangan melebihi wilayah kerja Puskesmas Mantrijeron. 
  2. Kewenangan pelayanan hanya tingkat dasar karena merupakan unit pelayanan Puskesmas Mantrijeron.
  3. Pelayanan terbatas pada pemulihan masalah gizi pada anak berdasar rujukan dari Puskesmas di wilayah Kota Yogyakarta. 
  4. Sasaran pelayanan berdasar rujukan yang diterima padahal RPG bukan Fasilitas Pelayanan Kesehatan tingkat rujukan.
  5. Bersifat non provit. 
  6. SDM terdiri dari Nutrisionis yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan.
  7. Kondisi kesehatan masyarakat di Kota Yogyakarta tergambarkan pada tabel berikut :

Rekomendasi

  1. Mengembangkan RPG menjadi RPGU akan bermanfaat untuk :
    1. Mengatasi dan mencegah masalah gizi Balita serta stunting
    2. Mencetak generasi unggul dengan tumbuh kembang yang optimal guna membangun SDM berkualitas dan berdaya saing nasional maupun internasional sesuai Visi Misi RPJPD Tahun 2025 -2045.
    3. Menjadi inovasi unggulan Pemerintah Kota Yogyakarta
    4. Secara kelambagaan masuk di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan fasilitas pelayanan rujukan.
    5. SDM dapat memanfaatkan yang sudah ada di Puskesmas maupun Rumah Sakit diantaranya Dokter, Dokter Spesialis anak, Psikolog, Fisioterapis, Perawat dan Bidan.
    6. Penghematan anggaran yang selama ini digunakan untuk operasional RPG.
    7. Program Generasi Unggul dapat menjadi pelayanan yang provit bagi keluarga yang menginginkan mencetak generasi unggul baik penduduk Kota Yogyakarta maupun bukan. 
  2. Jika tidak dilakukan pengembangan RPG menjadi RPGU maka terjadi permasalahan sebagai berikut :
    1. Kerancuan kewenangan RPG melebihi wilayah kerja Puskesmas Mantrijeron.
    2. Kerancuan tingkatan fasilitas pelayanan RPG karena berada antara fasilitas pelayanan primer dengan fasilitas pelayanan rujukan.
    3. Hasil kurang optimal karena keterbatasan pelayanan hanya pada pemulihan permasalahan gizi.
img_20221011153304_image.png

Skema Rumah Program Generasi Unggul (RPGU) digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1.

 

 

Gambar 2.

 

 

Gambar 3.

 

 

Gambar 4.
img_20241203104206_image.png