Artikel
Flu Singapura (HFMD : Hand, Foot, and Mouth Disease)
11/11/2025 12:01:39 WIB
Tim Website Dinkes

Flu Singapura (HFMD : Hand, Foot, and Mouth Disease) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus kelompok enterovirus, seperti Coxsackievirus A16 atau Enterovirus 71 (EV71). Penyakit ini sering menyerang anak-anak, terutama pada usia di bawah 10 tahun, orang dewasa juga bisa tertular.
Kenapa dinamakan Flu Singapura (HFMD)?
Penyakit infeksi Flu Singapura pertama kali ditemukan dan dilaporkan di Singapura pada awal tahun 1970-an, dan menjadi wabah penyakit tangan, kaki, dan mulut (Hand, Foot, and Mouth Disease / HFMD) di sana.
Apa gejala klinis Flu Singapura?
Flu Singapura termasuk penyakit infeksi virus akut yang ditandai dengan
- Demam ringan,
- Luka atau sariawan di mulut,
- Ruam dan lepuh kecil di tangan, kaki, atau kadang di bokong dan lutut.
Bagaimana menular
1. Flu Singapura mudah menular, terutama melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita. Penularannya bisa terjadi melalui :
- Air liur, lendir hidung, atau dahak saat batuk/bersin,
- Cairan dari lepuh di kulit,
- Tinja (kotoran) penderita — misalnya saat mengganti popok,
- Permukaan benda yang terkontaminasi (mainan, gagang pintu, meja dan lainnya).
2. Orang yang terinfeksi flu Singapura (HFMD) bisa menularkan mulai dari sebelum gejala muncul sampai beberapa hari setelah gejala klinis hilang.
- 1–2 hari sebelum gejala muncul, virus sudah mulai berada di air liur atau tinja dan dapat menularkan meskipun penderita tampak sehat.
- Selama sakit, muncul gejala klinis (demam, sariawan, ruam di tangan dan kaki), risiko menular paling tinggi.
- Setelah gejala hilang, virus masih bisa keluar lewat tinja selama 2–4 minggu.
Bagaimana Cara Mencegahnya
Pencegahan terutama dengan menjaga kebersihan:
- Cuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah mengganti popok.
- Jaga kebersihan mainan dan peralatan anak.
- Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit.
- Ajarkan anak menutup mulut dan hidung saat batuk/bersin.
- Jauhkan anak yang terinfeksi dari sekolah sampai sembuh (biasanya 7–10 hari).
Bagaimana Cara Mengobatinya
Belum ada obat khusus untuk mematikan virus penyebab flu Singapura. Pengobatan bersifat suportif, untuk meredakan gejala:
- Istirahat cukup dan perbanyak minum air agar tidak dehidrasi.
- Obat penurun demam (seperti parasetamol atau ibuprofen, sesuai anjuran dokter).
- Kumur air garam hangat untuk meredakan sariawan.
- Makanan lembut dan dingin (bubur, es krim) agar mulut tidak perih.
Segera periksa ke puskesmas atau ke dokter jika "
- Anak sulit menelan atau minum,
- Demam tinggi lebih dari 3 hari,
- Terlihat lemas, muntah terus-menerus, atau kejang
(Shol)
-
Workshop Regulasi Rumah Sakit Terkini69x tampil03/11/2026
-
Mengenal Penyakit Pes (Plague) dan Situasi di Indonesia347x tampil29/10/2026
-
Pemetaan Sarana, Prasarana pada Penyelenggaraan ILP dan CKG di Puskesmas325x tampil28/10/2026
-
Mencegah Potensi Fraud dalam Penyelenggaraan JKN di Kota Yogyakarta288x tampil28/10/2026
-
Orientasi Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi Lansia Kota Yogyakarta397x tampil26/10/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-42 Tahun 2026, 18 - 24 Oktober 202690x tampil30/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-41 Tahun 2026, 11 - 17 Oktober 2026178x tampil23/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-40 Tahun 2026, 4 - 10 Okt 2026228x tampil16/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-39 Tahun 2026, 27 Sept - 3 Okt 2026281x tampil09/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-38 Tahun 2026, 20 - 26 Sept 2026360x tampil02/10/2026
- HARI INI 0
- BULAN INI 0
- TAHUN INI 1.376.843
- SEMINGGU TERAKHIR 0
- SEBULAN TERAKHIR 123.839
- SETAHUN TERAKHIR 1.681.534
- TOTAL PENGUNJUNG 11.220.973