Berita
PELAKSANAAN POSBINDU PTM KRISNA HUSADA KOMPLEKS BALAI KOTA YOGYAKARTA
Dilihat 8444 kali 23/03/2022 01:22:42 WIB
Tim Website Dinkes
Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyebab utama kematian secara global. Menurut World Health Organization (2018), sebesar 71% kematian secara global disebabkan oleh PTM. Di Indonesia sendiri PTM menyumbang 73% penyebab kematian pada tahun 2016. Penderita COVID-19 dengan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan kronis, dan kanker dapat berisiko tinggi menjadi parah dan fatal atau kematian.Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) merupakan kegiatan pengendalian faktor risiko PTM melalui pemberdayaan masyarakat. Tujuannya untuk menjangkau masyarakat yang "merasa sehat" dapat dideteksi secara dini Faktor Risiko PTM-nya sedini mungkin dan dilakukan upaya intervensi untuk memodifikasi perilaku. Sasaran program ini masyarakat berusia ?15 tahun orang yang sehat agar FR tetap dalam terjaga normal, orang dengan FR kembali menjadi normal, dan orang dengan penderita PTM agar dapat mencegah timbulnya komplikasi.
Pemberdayaan masyarakat melalui Posbindu PTM dapat dilaksanakan pada tatanan khusus di Sekolah, Tempat Kerja, Jemaah Haji, dan Tempat Umum. Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta bersama-sama dengan kader lintas OPD melakukan kegiatan Posbindu PTM di Balai Kota Yogyakarta pada tanggal 15-18 Maret 2022 yang terdiri dari pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu dan kolesterol.




Posbindu Krishna Husada di Balaikota Yogyakarta telah berdiri sejak tahun 2017 dengan kegiatan rutin deteksi dini faktor risiko PTM bagi pegawai di lingkup Balaikota Yogyakarta. Posbindu ini rutin berkegiatan 2-4 kali dalam setahun. Awal berdiri sampai dengan sekarang telah mengalami banyak perubahan, baik dari kader, maupun sarana prasarana serta sistem pencatatan dan pelaporan. Mulai tahun 2022 ini, Posbindu Krishna Husada telah menggunakan aplikasi yang terhubung dengan Jogja Smart Service (JSS). Aplikasi ini dikembangkan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kota Yogyakarta, dengan tujuan untuk membuat sistem e-raport bagi pegawai yang mengikuti pemeriksaan. Selain itu sistem ini sebagai salah satu upaya pemerintah kota dalam upaya ramah lingkungan (papperless) serta untuk mencegah antrian dan kerumunan sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.
Alur Kegiatan Posbindu PTM di Balai Kota terdiri dari :
Meja 1 : Pendaftaran dan Registrasi, yaitu peserta harus mendaftar terlebih dahulu melalui website atau aplikasi JSS sesuai dengan jadwal Instansi/OPD masing-masing, dilanjut dengan melengkapi profil, mengisi kuesioner mengenai Faktor Risiko PTM dan SRQ. Kemudian petugas akan melakukan pengecekan kehadiran peserta melalui JSS.
Meja 2 : Pengukuran Berat Badan, Tinggi Badan, dan Lingkar Perut
Meja 3 : Pengukuran Tekanan Darah
Meja 4 : Pemeriksaan Kadar Gula Darah dan Kolesterol
Meja 5 : Pencatatan dan Pelaporan, yaitu peserta memberikan hasil pengukuran, pemeriksaan pada petugas agar data hasil tersebut, dan pertanyaan mengenai pemeriksaan IVA/kanker leher Rahim bagi Wanita Usia Subur yang sudah menikah, kondisi pendengaran dan penglihatan di entri melalui JSS.
Meja 6 : Daftar Hadir, yaitu melakukan tanda tangan, mendapatkan snack berupa buah-buahan, dan untuk mendukung sebagai kegiatan edukasi peserta dapat mengambil atau membawa pulang media Komunikasi, Informasi dan Edukasi berupa leaflet.
Kegiatan Posbindu PTM ini hanya untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular, tidak sampai ke pengobatan. Namun apabila ditemukan hasil pemeriksaan tidak normal maka akan diberi rekomendasi untuk melakukan kontrol ke fasilitas kesehatan (puskesmas, rumah sakit).
Kegiatan Posbindu periode 1 tahun 2022 ini telah diikuti oleh 528 pegawai baik ASN, TT maupun Naban serta beberapa CS (pihak ketiga) yang bekerja di kompleks Balaikota. Hasil pemeriksaan dapat dilihat pada grafik dibawah ini :


Daftar Pustaka
World Health Organization, 2018, Noncommunicable Diseases Country Profiles 2018, WHO, Switzerland
Berita Terbaru
-
Selamat Hari Bidan Nasional Ke-75 Tahun 2026937x tampil24/06/2026
-
Bimtek Tim Pembina Posyandu Kemantren dan Kelurahan96x tampil23/06/2026
-
ASEAN Dengue Day, Menuju Nol Kematian Dengue Tahun 2030136x tampil23/06/2026
-
Surveilans PD3I untuk Waspada dan Cegah Penyakit Menular PD3I135x tampil22/06/2026
-
Dinkes Pantau Kesehatan Jamaah Haji Saat Pulang di Debarkasi YIA dan di Wilayah142x tampil19/06/2026
Artikel Terbaru
Artikel Nomor #1
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #2
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #3
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #4
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #5
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Terbaru
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-23 Tahun 2026, 7 - 13 Juni 202666x tampil19/06/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-22 Tahun 2026, 31 Mei - 6 Juni 2026105x tampil12/06/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-21 Tahun 2026, 24 - 30 Mei 202696x tampil11/06/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-20 Tahun 2026, 17 - 23 Mei 2026143x tampil03/06/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-19 Tahun 2026, 10 - 16 Mei 2026148x tampil26/05/2026
Statistik Kunjungan
- HARI INI 1.629
- BULAN INI 99.378
- TAHUN INI 843.402
- SEMINGGU TERAKHIR 24.201
- SEBULAN TERAKHIR 113.683
- SETAHUN TERAKHIR 1.747.638
- TOTAL PENGUNJUNG 10.590.123