Berita

BERITA

Dinkes : Upaya Wujudkan Kota Yogyakarta Sebagai Kota Sehat (1)

16-Jun-2022

Tim Website Dinkes


Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Bersama OPD terkait lainnya bertekad mempertahankan dan meningkatkan status Kota Sehat dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta yang nyaman, aman dan sejahtera. Dalam upaya tersebut Koordinator Kelompok Substansi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olah Raga Nur Wara Gunarsih, S.Tr. Kes, memberikan sosialisasi terkait dengan Kota Sehat :


Gambar 1.  Rakor FKKS, di Aula I Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta

Kota Sehat
Kota Sehat adalah suatu kondisi kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah kota.
Penyelenggaraan Kota Sehat dilakukan dengan berbagai kegiatan untuk mewujudkan Kota Sehat dengan pemberdayaan masyarakat melalui forum yang difasilitasi oleh pemerintah kabupaten/kota.

Penyelenggaraan Kota sehat di Kota Yogyakarta ditetapkan dengan Keputusan Walikota Yogyakarta yang meliputi Keputusan Tim Pembina Kota Sehat dan Forum Kota Sehat. Dalam SK Tim Pembina Kota Sehat masuk unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan Kepala Bappeda Kota Yogyakarta sebagai Ketua Tim.
Keterlibatan organisasi kemasyarakatan (Ormas), LSM, akademisi maupun pemerhati lingkungan dituangkan dalam SK Forum Kota Sehat.

Kota Sehat  merupakan perwujudan dari warga yang sehat, komunitas yang sehat dan lingkungan yang sehat. Selanjutnya manfaat  yang demikian akan semakin mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan dan perdamaian, baik dalam lingkup kota, nasional, regional dan juga sebagai wujud upaya bersama secara global.


Gambar 2. Membentuk Kawasan/Linkungan Sehat, Kelompok Tani Tanem Tuwuh Tegalrejo

Indikator Kota Sehat
Direktur Penyehatan Lingkungan, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, menjelaskan bahwa dalam rangka mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan Kota Sehat ada dua indikator yang harus dipenuhi yakni :

1. Indikator Pokok,
Indikator pokok Kota Sehat, meliputi :
a. Angka Kematian Ibu (AKI)
b. Angka Kematian Bayi (AKB)
c. Prevalensi Stunting
d. Tuberkulosis
e. Malaria
f. Demam Berdarah Dengue (DBD)
g. Imunisasi Dasar Lengkap
h. Fasilitas Kesehatan Terakreditasi
i. Posyandu Aktif
j. Kelurahan ODF (Open Defecation Free)
k. Akses Air Minum Aman



Gambar 3. Linkungan Sehat gajahwong edupark

Indikator pokok akan mempengaruhi status Kota sehat jika ;
  • Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) rendah atau zero (0) serta prevalensi stunting rendah akan meningkatkan meningkatkan nilai.
  • Tiga penyakit ; Tuberkulosis, Malaria dan DBD mempengaruhi status Kota Sehat jika Angka kesakitan rendah atau tidak ada kasus.
  • Sedangkan imunisasi dasar lengkap, akreditasi faskes, posyandu aktif, kelurahan ODF dan mudah akses air minum aman akan meningkatkan status Kota Sehat jika terpenuhi capaian dan terjadi peningkatan.
Dinas Kesehatan menjadi leading sector pemenuhan indikator pokok dengan dukungan Bappeda dan OPD terkait.

2. Indikator Tatanan,
Indikator tatanan  meliputi :
a. Kehidupan masyarakar sehat mandiri
b. Pemukiman
c. Pasar rakyat sehat
d. Sekolah/madrasah sehat
e. Rumah ibadat
f. Pariwisata
g. Transportasi dan tertib lalu lintas jalan
h. Perkantoran dan Perindustrian
i. Perlindungan sosial, dan
j. Pencegahan dan penanganan bencana Pemenuhan indikator dasar dan indikator tatanan diyakini dapat mendorong kualitas hidup masyarakat lebih sehat dan sejahtera.
 
Kontributor : eni-subkorling
Editor : esdeer

Statistik Kunjungan
  • HARI INI 3.112
  • BULAN INI 48.528
  • TAHUN INI 444.657
  • SEMINGGU TERAKHIR 38.331
  • SEBULAN TERAKHIR 133.173
  • SETAHUN TERAKHIR 565.456
  • TOTAL PENGUNJUNG 1.017.340