Berita
Waspada Flu Burung (H5N1) Berpotensi Zoonosis
Dilihat 3797 kali 27/02/2023 06:55:51 WIB
Tim Website Dinkes

Kementrian Kesehatan melalui Direktur Jenderal P2P menetapkan Kewapadaan Kejadian Luar Biasa (KLB) Flu Burung (H5N1) Clade Baru 2.3.4.4b pada 24 Februari 2023 dengan Surat Edaran No. PV.03.01/C/824/2023. Langkah tersebut diambil setelah mewabahnya HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza) sub tipe H5N1 clade baru 2.3.4.4b di Amerika, Eropa, Asia terutama di Cina dan Jepang.
Direktur Jenderal P2P Dr.dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS dalam surat edarannya menjelaskan bahwa hasil assesmen yang dilakukan oleh WHO menunjukkan bahwa saat ini infeksi pada manusia rendah dan tidak ada laporan penularan dari manusia ke manusia secara berkelanjutan. Namun ditemukan peningkatan perpindahan (spill over) H5N1 clade baru 2.3.4.4b dari burung liar ke beberapa mamalia diberbagai negara di Eropa dan Amerika Utara dan ditemukan prevalensi yang tinggi virus yang tinggi di wilayah tersebut.

Badan Kesehatan Inggris (United Kingdom Health Security Agency) mengingatkan bahwa terjadi akuisisi mutasi yang cepat dan konsisten pada mamalia, hal tersebut menjadi petunjuk bahwa virus memiliki potensi menjadi infeksi zoonosis dan pertotensi menyebar ke manusia.
Di Indonesia sub tipe H5N1 clade baru 2.3.4.4b teridentifikasi di Kalimantan Selatan setelah dilakukan pemeriksaan PCR dan sequencing dari sampel dari peternakan komersial bebek peking yang tidak divaksin. Penjelasan mengenai hal tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan tanggal 16 Januari 2023 Nomor 16183/PK.320/F/01/2023 tentang tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza) sub tipe H5N1.
Berdasarkan situasi tersebut Dirjen P2P mengharapkan seluruh Dinas Kesehatan dan segenap jajarannya untuk waspada terhadap kemungkinan KLB pada manusia. Memperhatikan hal tersebut Dinas Kesehatan melalui Seksi Surveilans PD dan SIK menyampaikan dan meneruskan kewaspadaan KLB kepada seluruh FKTP Puskesmas di Kota Yogyakarta. (SDR)

-
Pemetaan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Kota Yogyakarta94x tampil22/05/2026
-
Optimalisasi SIMONA dan SIPNAP untuk Pemantauan Interaksi Obat138x tampil20/05/2026
-
Dinkes Membuka Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan291x tampil12/05/2026
-
Kota Yogyakarta masuk Nominasi Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Nasional303x tampil12/05/2026
-
Semiloka Nasional Adinkes 2026 di Mataram, Dinkes Kota Yogyakarta Memperoleh Special Appreciation531x tampil06/05/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-18 Tahun 2026, 3 - 9 Mei 2026195x tampil13/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-17 Tahun 2026, 26 April - 2 Mei 2026247x tampil08/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-16 Tahun 2026, 19 - 25 April 2026272x tampil30/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-15 Tahun 2026, 12 - 18 April 2026279x tampil24/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-14 Tahun 2026, 5 - 11 April 2026309x tampil17/04/2026
- HARI INI 1.329
- BULAN INI 135.347
- TAHUN INI 714.290
- SEMINGGU TERAKHIR 47.812
- SEBULAN TERAKHIR 170.223
- SETAHUN TERAKHIR 1.827.997
- TOTAL PENGUNJUNG 10.461.011
