Berita
Waspada Penyakit Leptospirosis pada Musim Hujan
Dilihat 17530 kali 04/01/2024 08:46:49 WIB
Tim Website Dinkes
Baca : Mengenal Penyakit Kencing Tikus, Leptospirosis
Tiga hari jelang pergantian Tahun 2024, terjadi hujan deras di Kota Yogyakarta. Meskipun musim hujan tahun 2023 belum menunjukkan intensitas yang tinggi, potensi peningkatan aliran dan genangan air tetap terjadi. Adanya aliran air dan genangan akan berpeluang terjadi kontaminasi dengan virus yang ada di lingkungan dan dapat menular pada orang saat di musim hujan.

“Beberapa penyakit yang muncul pada musim hujan seperti Leptospirosis, Diare, Demam Berdarah, flu dan penyakit kulit menjadi selalu perhatian Dinas Kesehatan saat masuk musim penghujan”, jelas dr. Lana Unwanah, Kabid P2P PD SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Kota Yogyakarta memiliki riwayat adanya penyakit Leptospirosis yang perlu diwaspadai saat musim penghujan. Menanggapi kemungkinan terjadinya munculnya infeksi Leptospirosis Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi dr. Endang Sri Rahayu menjelaskan ; “Penyakit Leptospirosis ditularkan melalui kencing tikus yang terinfeksi bakteri leptospira yang masuk melalui kulit yang lecet atau selaput lendir pada saat kontak dengan genangan air sungai, selokan, lumpur dan saat banjir yang tercemar kencing tikus”.

Baca : Mengenal Penyakit Kencing Tikus, Leptospirosis
Selanjutnya untuk kewaspadaan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menghimbau kepada warga Kota Yogyakarta untuk ;
- Minimalisir sampah yang akan mengundang tikus.
- Warga dan pekerja yang bekerja ‘erat’ dengan sampah selalu menggunakan pelindung diri (sarung tangan dan sepatu boots) untuk menghindari paparan pada kulit. Diantaranya saat beraktifitas di sawah, selokan, bersih-bersih kebun dan lainnya
- Jika ada luka di bagian tubuh ; tangan, kakim untuk diobati dan ditutupi dengan pelindung luka yang sesuai.
- Cuci tangan dan bersih-bersih setelah beraktifitas di tempat berisiko terjadinya penularan Leptospirosis (melakukan prinsip PHBS)
- Hindari mengkonsumsi makanan atau minum saat bekerja di tempat berisiko, jika perlu dilakukan maka harus cuci tangan sebelum makan atau minum

“Hal penting dan segera disadari adalah jika merasakan sakit atau gejala demam, nyeri sendi, pusing, nyeri otot, terutama bagian betis , mata kuning, bahkan tidak kencing sampai 6 jam setelah 2-5 hari sebelumnya, melakukan pekerjaan yang berisiko terpapar (terkena) urine tikus”, Tambah Solikhin Dwi R, MPH., Epidemiolog Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
Meminimalisir sampah dapat mencegah penyakit menular Leptospirosis dan penyakit lainnya di Kota Yogyakarta. (shol)

-
Update Knowledge Epedemiolog dan Juru Imunisasi Puskesmas untuk Waspada Campak115x tampil16/10/2026
-
Dinkes Mengikutkan 9 Inovasi dalam Festival Inovasi Jogja 2026331x tampil13/10/2026
-
Dinkes dan PHRI Kota Yogyakarta, Koordinasi Penerapan Laik Higiene Sanitasi dan Laik Sehat134x tampil13/10/2026
-
Disiplin Higiene dan Sanitasi : Hindari Risiko Keracunan Pangan MBG323x tampil12/10/2026
-
Waspada Kesehatan Di Tengah Cuaca Panas517x tampil06/10/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-40 Tahun 2026, 4 - 10 Okt 202636x tampil16/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-39 Tahun 2026, 27 Sept - 3 Okt 2026108x tampil09/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-38 Tahun 2026, 20 - 26 Sept 2026179x tampil02/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-37 Tahun 2026, 13 - 19 Sept 2026171x tampil28/09/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-36 Tahun 2026, 6 - 12 Sept 2026218x tampil21/09/2026
- HARI INI 2.923
- BULAN INI 83.440
- TAHUN INI 1.314.675
- SEMINGGU TERAKHIR 32.307
- SEBULAN TERAKHIR 135.798
- SETAHUN TERAKHIR 1.723.865
- TOTAL PENGUNJUNG 11.061.396