Berita
Surveilans Berbasis Kejadian (Event Based Surveilance/EBS) untuk Kewaspadaan Penyakit
Dilihat 20849 kali 13/09/2024 09:36:11 WIB
Tim Website Dinkes
- Terkait : Panduan Surveilans Epidemiologi
Pasca pandemi Covid-19, sejak 2023 bermunculan penyakit yang ‘seolah sebelumnya telah hilang’. Di Kota Yogyakarta sampai dengan bulan Agustus tahun 2024 tercatat 16 event/kejadian penyakit yang saat pandemi tidak ditemukan dan 2 kejadian keracunan pangan, yakni ; Pertusis 4 Kasus, Mpox 2 Kasus, HFMD 1 kasus, Campak 1 kasus, Parotitis 2 kasus, Leptospirosis 4 kasus dan Varisela 1 kasus. Munculnya kasus tersebut terdeteksi dengan pelaksanaan Surveilans berbasis kejadian (Event Based Surveilance/EBS).

Ditemukaannya penyakit setelah terjadi event sakit pada penderita tidak menunjukkan lemahnya surveilans berbasis indikator (Indikator Based Surveilans) yang didasarkan data-data rutin dan terstruktur. Namun kedua jenis surveilans tersebut bersifat komplementer atau saling melengkapi saat surveilans berbasis indikator tidak bisa ‘menangkap’ dari data rutin karena terjadinya event penyakit tergantung banyak variabel.
Sebagai contoh ; Terjadinya penularan mumps/parotitis atau gondongan
Penularan parotitis (gondongan) dapat terjadi pada saat surveilans berbasis indikator (Indikator Based Surveilans/IBS) telah berjalan secara baik dimana faktor risiko (yang berpengaruh terhadap kejadian parotitis) secara rutin diamati dari data-data primer pasien di puskesmas.
Munculnya parotitis (gondongan) bisa terjadi karena adanya mobilitas (kunjungan), interaksi orang dari internal dan/atau luar daerah yang sedang terjadi kasus parotitis sehingga terjadi penularan.
Indikator Based Surveilans (IBS) tidak menangkap mobilitas (kunjungan) dan interaksi orang yang berisiko penularan, maka tertangkapnya orang dengan kesakitan parotitis secara cepat melalui Event Based Surveilance/EBS menjadi penting sebagai upaya pencegahan dan pengendalian.

“Surveilans berbasis kejadian (Event Based Surveilance/EBS) telah berjalan baik di Kota Yogyakarta, sehingga dapat menangkap kemunculan penyakit secara cepat. Namun dalam rangka kewaspadaan terhadap munculnya penyakit menular di masa depan Surveilans Berbasis Kejadian atau Event Based Surveilance/EBS perlu dikuatkan dengan penguatan kepekaan penangkapan sinyal penyakit dan faktor risiko penyakit di masyarakat”, jelas dr. Lana Unwanah Kabid P2P PD SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
Penjelasan Kabid P2P tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada Epidemiolog Puskesmas dan Petugas Surveilans Kelurahan pada kegiatan Pelatihan Investigasi Wabah/KLB dan Pelaporannya, Rabu, 11 September 2024 yang diselenggarakan oleh Tim Kerja Surveilans PD SIK Dinas kesehatan Kota Yogyakarta tersebut di hadiri Epidemiolog dari 18 Puskesmas dan Surveilans dari 45 Kelurahan di Kota Yogyakarta.
“Adanya sinyal penyakit atau faktor risiko penyakit yang berupa informasi, berita kesakitan, rumor dan informasi yang ada di masyarakat, segera lakukan konfirmasi, diskusikan secara berjenjang dan melaporkan adanya kejadian”, lanjut dr. Lana.
(shol)
-
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Kota Yogyakarta298x tampil13/08/2026
-
Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Pengusaha IRTP248x tampil10/08/2026
-
Koordinasi Penggunaan Fingerprint untuk Pasien di Puskesmas Kota Yogyakarta394x tampil29/07/2026
-
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, 28 Juli528x tampil28/07/2026
-
Pelatihan Manajemen Risiko Pegawai Dinas Kesehatan427x tampil27/07/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-33 Tahun 2026, 16 - 22 Agustus 202622x tampil28/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-32 Tahun 2026, 9 - 15 Agustus 2026111x tampil21/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-31 Tahun 2026, 2 - 8 Agustus 2026151x tampil14/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-30 Tahun 2026, 26 Juli - 1 Agustus 2026214x tampil07/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-29 Tahun 2026, 19 - 25 Juli 2026191x tampil31/07/2026
- HARI INI 3.256
- BULAN INI 97.104
- TAHUN INI 1.091.118
- SEMINGGU TERAKHIR 22.000
- SEBULAN TERAKHIR 103.897
- SETAHUN TERAKHIR 1.747.628
- TOTAL PENGUNJUNG 10.837.839