Berita
Jaga Kesehatan dengan Berbuka dan Sahur Sehat
Dilihat 2577 kali 06/03/2025 11:53:00 WIB
Tim Website Dinkes

Umat muslim selalu menjalankan ibadah puasa saat memasuki bulan Ramadhan. Puasa tersebut wajib dilaksanakan bagi mereka yang baligh, sehat, berakal sehat dan tidak sedang berhalangan. Dalam waktu satu bulan, aktifitas setiap orang pada bulan ramadhan tidak berubah, mereka bekerja atau aktifitas lainnya dengan tetap berpuasa.

Menjaga puasa tetap sah sesuai syariat dan tidak batal karena makan minum atau melakukan hal yang bisa membatalkan pahala puasa wajib dilakukan setiap orang. Sedangkan kenyamanan saat berpuasa, bugar dan sehat, terhindar dari gangguan kesehatan perlu diupayakan untuk menjaga tetap kuat menjalankan ibadah puasa pada bulan ramadhan.

drg. Arumi Wulansari, MPH., Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menjelaskan bahwa untuk terhindar dari gangguan kesehatan dan tetap bugar pada saat puasa salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengelola asupan makanan pada saat sahur dan berbuka puasa dengan baik.
drg. Arumi menyarankan untuk makan gizi seimbang memperbanyak makanan kaya protein, makanan berserat seperti buah, sayur dan biji-bijian serta menghindari makanan berminyak. Makanan berserat tinggi membantu menjaga energi tubuh dan mengontrol rasa lapar.

“Upayakan sayur dan makanan berserat tinggi pada saat sahur supaya energi terjaga dan bisa mengontrol rasa lapar”, jelas dr. Arumi.
Penuhi kebutuhan air supaya tidak mengalami dehidrasi dengan minum air putih secukupnya pada saat sahur dan berbuka. Minum dengan pola 2-4-2, 2 gelas saat berbuka, 4 gelas pada malam hari dan 2 gelas saat sahur akan memberi manfaat terhindar dari dehidrasi.

“Saat berbuka awali dengan makan atau minuman yang manis, bisa makan kurma atau kolak atau yang lain sebagai sumber kalori yang mudah dicerna oleh tubuh untuk mengembalikan energi”, tambah drg Arumi.

Beberapa hal yang dihindari saat berbuka :
- Makan berlebihan.
- Minuman yang mengandung soda.
- Minuman yang mengandung kafein.
- Makanan pedas, dapat memicu gangguan pencernaan.
- Makanan yang memicu produksi gas seperti Nangka, koll, brokoli dan lainnya.
- Makanan yang mengandung lemak tinggi karena akan menghambat pencernaan.
- Makanan asam.
(shol)

-
Kunjungan Kerja Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang ke Dinkes Kota Yogyakarta126x tampil10/07/2026
-
Dibuka Bimbingan Teknis Keamanan pangan bagi PIRT di Kota Yogyakarta pada Juli 2026164x tampil08/07/2026
-
dr. Lana Unwanah, MKM., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta415x tampil02/07/2026
-
Purna Tugas drg. Emma Rahmi Aryani, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta222x tampil02/07/2026
-
Evaluasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Kota Yogyakarta198x tampil01/07/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-25 Tahun 2026, 21 - 27 Juni 202634x tampil10/07/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-24 Tahun 2026, 14 - 20 Juni 2026119x tampil29/06/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-23 Tahun 2026, 7 - 13 Juni 2026113x tampil19/06/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-22 Tahun 2026, 31 Mei - 6 Juni 2026165x tampil12/06/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-21 Tahun 2026, 24 - 30 Mei 2026139x tampil11/06/2026
- HARI INI 1.063
- BULAN INI 47.799
- TAHUN INI 909.172
- SEMINGGU TERAKHIR 28.679
- SEBULAN TERAKHIR 113.687
- SETAHUN TERAKHIR 1.754.383
- TOTAL PENGUNJUNG 10.655.893