Berita
Deteksi Kanker Leher Rahim dengan Metode Pemeriksaan HPV-DNA (1)
Dilihat 1666 kali 23/06/2025 12:35:32 WIB
Tim Website Dinkes

Terkait : Deteksi Kanker Leher Rahim dengan Metode Pemeriksaan HPV-DNA (2)
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara dengan metode pemeriksaan HPV-DNA Co testing IVA dan SADANIS dalam rangka HUT Pemerintah Kota Yogyakarta ke 78 tahun 2025 dan Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker leher rahim 2023- 2030. Deteksi dini dilaksanakan secara masal di RS Pratama pada Selasa (17 Juni 2025), Kamis (19 Juni 2025), Senin (23 Juni 2025) dan Rabu (25 Juni 2025), dimulai jam 08.00 sampai dengan jam 12.00.
Kepala Bidang P2P PD SIK dr. Lana Unwanah, MKM., menyebutkan bahwa sebanyak 2283 orang permpuan akan menjadi target pemeriksaan pada event tersebut.
“Pelayanan akan diperluas pada 18 puskesmas diiluar event HUT Pemerintah Kota Yogyakarta tahun 2025 ini jika belum tercapai jumlah sasaran”, jelas Kabid P2PPDSIK.

Berikut wawancara dengan penanggungjawab program dr. Iva Kusdyarini Kepala Seksi P2 Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa untuk memperjelas tujuan kegiatan pemeriksaan HPV-DNA Co testing IVA dan SADANIS dan Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker leher rahim 2023- 2030.

Apa yang dimaksud dengan kanker ?
Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Kanker dapat menyerang bagian tubuh mana pun, termasuk payudara, serviks, otak, prostat, paru-paru, dll.
Apa saja yang menjadikan seseorang bisa kena kanker ?
- Kanker bisa terjadi karena perubahan atau mutasi DNA yang mengganggu siklus hidup sel
- Terkena paparan dari lingkungan oleh zat pemicu kanker (karsinogen), radiasi, asap rokok, virus.
- Obesitas, dan gaya hidup yang tidak sehat
- Karena keturunan atau faktor genetik

Bagaimana kita bisa mengenali gejala kanker ?
1. Secara umum dapat dikenali, jika terjadi :
- Pertumbuhan sel yang tidak wajar abnormal dan tidak terkendali
- Pembentukan massa tumor yang bersifat ganas
2. Secara khusus untuk mengenali gejala kanker dengan memperhatikan “WASPADA” :
W = Waktu buang air besar atau kecil dan perubahan kebiasaan atau gangguan
A = Alat pencernaan terganggu dan susah menelan
S = Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh
P = Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor)
A = Andeng-andeng (tahi lalat), yang berubah sifatnya menjadi besar dan gatal
D = Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh
A = Adanya koreng atau borok yang tidak mau sembuh-sembuh
(iva/shol)

-
Pemetaan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Kota Yogyakarta60x tampil22/05/2026
-
Optimalisasi SIMONA dan SIPNAP untuk Pemantauan Interaksi Obat122x tampil20/05/2026
-
Dinkes Membuka Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan277x tampil12/05/2026
-
Kota Yogyakarta masuk Nominasi Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Nasional296x tampil12/05/2026
-
Semiloka Nasional Adinkes 2026 di Mataram, Dinkes Kota Yogyakarta Memperoleh Special Appreciation403x tampil06/05/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-18 Tahun 2026, 3 - 9 Mei 2026183x tampil13/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-17 Tahun 2026, 26 April - 2 Mei 2026236x tampil08/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-16 Tahun 2026, 19 - 25 April 2026264x tampil30/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-15 Tahun 2026, 12 - 18 April 2026271x tampil24/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-14 Tahun 2026, 5 - 11 April 2026300x tampil17/04/2026
- HARI INI 5.316
- BULAN INI 130.161
- TAHUN INI 709.104
- SEMINGGU TERAKHIR 50.038
- SEBULAN TERAKHIR 173.219
- SETAHUN TERAKHIR 1.830.917
- TOTAL PENGUNJUNG 10.455.825