Berita

Edukasi HKN Ke-61 : MPASI adekuat tumbuh sehat tanpa stunting

Dilihat 445 kali   17/11/2025 13:43:25 WIB

Tim Website Dinkes

img_20251117134437_image.png
Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta drg. Emma Rahmi Aryani, MM. menyampaiakn sambutan

Mergangsan. Jum’at pagi, 14 November 2025 Aula lantai 5 UPT RS Pratama tampak riuh anak-anak balita mengikuti ibu-ibu mereka. Ibu-ibu muda tersebut tidak bermaksud akan memeriksakan anak-anaknya namun hadir untuk mengikuti edukasi terkait dengan stunting dan pencegahannya. Selain ibu-ibu muda yang memiliki balita turut hadir kader kesehatan, kepala puskesmas, Kader Posyandu.

Edukasi tersebut dilaksanakan dalam rangka kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-61. Penanggung kegiatan dr. Iva Kusdyarini menjelaskan bahwa kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HKN ke-61 yang berfokus pada pencegahan kasus stunting baru.

 

img_20251117134639_image.png
Narasumber dr. Arydina SpA., MSc dari Yayasan Kitabisa Indonesia menyampaikan paparan

Tema edukasi “MPASI adekuat tumbuh sehat tanpa stunting” disampaikan dengan jelas oleh dr. Arydina SpA., MSc dari Yayasan Kitabisa Indonesia sebagai narasumber. 

“Kita semua tahu bersama bahwa stunting menjadi isu yang penting, dan MP-ASI yang adekuat menjadi kunci keberhasilan feeding rule, sesuai dengan tema HKN pada tahun ini, maka generasi sehat disiapkan melalui penyediaan dan asupan MP-ASI yang adekuat” papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta drg. Emma Rahmi Aryani, MM.

img_20251105091819_image.png

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Kitabisa Indonesia dalam partisipasinya terhadap program-program kesehatan di Kota Yogyakarta.

 

img_20251117134711_image.png
Kepala Dinas Kesehatan menerima bantuan reagen HPV-DNA untuk skrining HPV-DNA
img_20221012150940_image.png

Selain membangun literasi dan edukasi pencegahan stunting, pencegahan terhadap kanker leher rahim menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Yayasan Kitabisa Indonesia, pada kesempatan tersebut memberikan bantuan Reagen HPV-DNA.

Melalui bantuan tersebut diharapkan deteksi dini kanker leher rahim untuk kewaspadaan dini dan mencegah kanker rahim (melalui skrining)  di puskesmas Kota Yogyakarta dapat berkelanjutan. (shol)

img_20241203104206_image.png