Berita

Pra Launching : Imunisasi Heksavalen di Kota Yogyakarta

Dilihat 1860 kali   19/11/2025 14:30:30 WIB

Tim Website Dinkes

img_20251119143252_image.png

Umbulharjo. Pada April 2025 Kementerian Kesehatan melalui Direktur Imunisasi telah menyampaikan bahwa imunisasi heksavalen akan diberikan di tiga provinsi yakni Yogyakarta, Bali, dan NTB mulai triwulan ketiga tahun 2025, berikutnya secara nasional akan dimulai tahun 2026. Imunisasi heksavalen merupakan imunisasi pentavalen ditambah dengan Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV).

“Imunisasi heksavalen Adalah pemberian vaksin kombinasi yang menggabungkan enam antigen dalam satu suntikan, yaitu DPT-HB-Hib dan IPV”, jelas dr. Endang Sri Rahayu Kasi P2M dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Mengutip laman resmi Dinas Kesehatan Provinsi DIY pemberian vaksin heksavalen dimaksudkan untuk mencegah enam penyakit sekaligus yaitu :

  1. Difteri sebagai penyakit infeksi bakteri yang menyerang saluran pernapasan
  2. Pertusis atau batuk rejan yang sangat menular dan berbahaya terutama pada bayi,
  3. Tetanus yang merupakan infeksi bakteri menyerang sistem saraf,
  4. Hepatitis b sebagai infeksi virus yang menyerang hati,
  5. Haemophilus influenzae tipe b (hib) yang menjadi penyebab pneumonia dan meningitis pada anak.
  6. Polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.

Imunisasi heksavalen Di Kota Yogyakarta secara resmi akan dilaunching pada Kamis 20 November 2025 dalam acara Sosialisasi, Talkshow dan Introduksi Imunisasi Heksavalen di Kota Yogyakarta dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-61 di Gedung Grha Budaya, Taman Budaya Embung Giwangan

“Rencananya Bapak Wali Kota Yogyakarta akan hadir, dan launching ditandai dengan pemberian vaksin untuk sepuluh anak yang hadir bersama orang tuanya”, jelas dr. Lana Unwanah,MKM Kepala Bidang P2P PD SIK selaku Ketua Panitia HKN Ke-61.

Direncanakan hadir pada acara Launching Sekda Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Asisten Pemerintahan dan Kesra, OPD terkait, Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Ketua MUI, Direktur RSUD Kota Yogyakarta, Kepala UPT RS Pratama, Kepala UPT Labkes Kota Yogyakarta, Kepala Puskesmas, Programer imunisasi dan lainnya. (shol)