Berita

Kiprah Apoteker Agent of Change (AoC) di Tahun 2025

Dilihat 534 kali   31/12/2025 13:08:28 WIB

Tim Website Dinkes

img_20251231131555_image.png
Apoteker Agent of Change (AoC) Kota Yogyakarta

Setelah cukup lama vakum berkegiatan di luar gedung, pada tahun 2025 Apoteker Agent of Change (AoC) bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta melakukan edukasi penggunaan obat yang rasional dan pemakaian antibiotik secara tepat kepada pedagang pasar di empat lokasi yaitu Pasar Prawirotaman, Pasar Beringharjo, Pasar Sentul, dan Pasar Ngasem.

Informasi kegiatan AoC tersebut disampaikan apt. Dina Anitasari, S.Farm, M.Farm., Kepala Seksi Farmasi Alat Kesehatan dan Makanan Minuman (FAMM) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta sebagai Koordinator Apoteker AoC Kota Yogyakarta pada Selasa, 30 Desember 2025.

img_20251205111019_image.png
img_20251231131240_image.png
Edukasi GeMa CerMat oleh Apoteker AoC di Pasar Sentul

Sebagaimana diketahui Menteri Kesehatan  Republik Indonesia Pada 13 November 2015 mencanangkan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat atau disingkat GeMa CerMat. GeMa CerMat dimaksudkan untuk percepatan upaya peningkatan kesadaran, kepedulian, pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan obat secara tepat dan rasional.

 

img_20251231131025_image.png
Edukasi GeMa CerMat oleh Apoteker AoC di Pasar Ngasem

Dalam perkembangan berikutnya ditunjuk Apoteker Agent of Change (AoC) untuk mengakselerasi program GeMa CerMat. Apoteker Agent of Change (AoC) berperan aktif dalam edukasi, penggerak perubahan, memiliki komitmen dan kemampuan mempengaruhi perilaku masyarakat untuk meningkatkan penggunaan obat secara rasional. Dengan demikian Apoteker Agent of Change (AoC) memiliki peran penting dan strategis Dalam program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat).

img_20221012150940_image.png

Seorang Apoteker bisa menjadi Agent of Change (AoC) setelah mendapatkan pembekalan (pelatihan) sebagai Apoteker Agent of Change dan dilantik sebagai Apoteker Agent of Change (AoC). 

Di Kota Yogyakarta sejak tahun 2018 telah memiliki Apotoker AoC sebanyak 87 orang dengan latar belakang pekerjaan di Instansi Pemerintah dan swasta. Jumlah tersebut dinamis dan pada akhir tahun 2025 Apoteker AoC di Kota Yogyakarta sebanyak 50 orang. apt. Dina Anitasari menjelaskan perubahan jumlah Apoteker AoC disebabkan mutasi kerja keluar dari Kota Yogyakarta.

 

img_20251231131331_image.png
Lurah Pasar dan pedagang pasar Prawirotaman mengikuti edukasi GeMa CerMat

Terkait kegiatan edukasi untuk pedagang pasar pada tahun 2025 apt. Dina Anitasari menjelaskan besarnya antusias masyarakat terhadap tema yang disampaikan.

“Saat diskusi, masyarakat tampak sangat membutuhkan informasi praktis tentang obat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka”, jelas apt. Dina Anitasari.

apt. Dina Anitasari berharap dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam keberlanjutan program GeMa CerMat untuk menjamin keamanan masyarakat dari penggunaan obat yang salah dan penyalahgunaan obat. Sebagai Koordinator Apoteker AoC, Dina menyampaikan bahwa Apoteker AoC membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang berkeinginan belajar, membutuhkan informasi, edukasi dan konsultasi terkait dengan obat supaya masyarakt bisa cerdas menggunakan obat. (dina/shol)

img_20241203104206_image.png