Berita
Praktik Baik dari Kota Yogyakarta untuk Kota-Kota di 12 Negara Kawasan Asia Pasifik
Dilihat 638 kali 30/01/2026 11:41:10 WIB
Tim Website Dinkes
Jakarta. Mengikuti presentasi Wawali Kota Yogyakarta di depan Walikota (kepala daerah) dari 121 kota di 12 negara kawasan Asia Pasific dalam forum The 8th Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development Summit di Jakarta pada 25-26 Januari 2026 ada hal menarik yang dapat diimplementasikan di kota-kota lain di kawasan Asia Pasifik.

Wawali dengan jelas dan rinci menyampaikan praktik baik implementasi pengendalian asap rokok melalui kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) ditempat publik strategis dan tempat kerja serta pencegahan perilaku merokok pada siswa sekolah melalui pendekatan teman sebaya.


Setidaknya ada empat hal positif yang disampaikan Wawali Kota Yogyakarta pada APCAT Summit Ke-8.
Pertama, presentasi disampaikan di forum internasional, di depan walikota dan kepala daerah di kawasan Asia-Pasific, materi yang disampaikan tentu memiliki nilai lebih dalam perspektif pembangunan kesehatan masyarakat (public health) khususnya terkait dengan tobacco control dan related dengan komitmen awal APCAT.
Sebagaimana diketahui di awal pendirian pada tahun 2016 aliansi Walikota (kepala daerah) tersebut diberi nama Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control (APCAT) and NCDs Prevention yang didedikasikan untuk meningkatkan pengendalian tembakau di kawasan Asia Pasifik.

Kedua, pengendalian asap rokok dengan kebijakan penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) memiliki nilai strategis dalam pengurangan dampak asap rokok -di tempat umum, lingkungan kerja dan tempat publik strategis- sehingga akan mengurangi faktor risiko penyakit akibat asap rokok dan mencegah penyakit cancer, jantung, hipertensi, kelainan janin dan lainnya (NCDs Preventions/Pencegahan PTM).

Ketiga, keberhasilan pencegahan penyakit tidak menular (PTM) memberikan dampak positif secara ekonomi bagi individu, masyarakat dan negara.
Sebagaimana diketahui bahwa dampak ekonomi tatalaksana PTM (upaya kuratif) sangat signifikan bagi individu, masyarakat dan negara. Pengobatan PTM membutuhkan biaya atau anggaran yang besar yang akan membebani keuangan perseorangan, masyarakat dan negara.
Keempat, pencegahan perilaku merokok sejak dini (pada usia sekolah) akan memberikan efek berkelanjutan terhadap pengendalian dampak asap rokok dan pencegahan penyakit tidak menular di masyarakat khususnya pada generasi mendatang. (shol)

-
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Kota Yogyakarta440x tampil13/08/2026
-
Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Pengusaha IRTP322x tampil10/08/2026
-
Koordinasi Penggunaan Fingerprint untuk Pasien di Puskesmas Kota Yogyakarta461x tampil29/07/2026
-
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, 28 Juli615x tampil28/07/2026
-
Pelatihan Manajemen Risiko Pegawai Dinas Kesehatan497x tampil27/07/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-34 Tahun 2026, 23 - 29 Agustus 202673x tampil07/09/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-33 Tahun 2026, 16 - 22 Agustus 2026135x tampil28/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-32 Tahun 2026, 9 - 15 Agustus 2026180x tampil21/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-31 Tahun 2026, 2 - 8 Agustus 2026227x tampil14/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-30 Tahun 2026, 26 Juli - 1 Agustus 2026277x tampil07/08/2026
- HARI INI 5.213
- BULAN INI 44.258
- TAHUN INI 1.145.104
- SEMINGGU TERAKHIR 33.075
- SEBULAN TERAKHIR 111.883
- SETAHUN TERAKHIR 1.740.349
- TOTAL PENGUNJUNG 10.891.825