Berita

Evaluasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Kota Yogyakarta

Dilihat 195 kali   01/07/2026 14:51:27 WIB

Tim Website Dinkes

Umbulharjo. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kota Yogyakarta telah memasuki pertengahan tahun kedua. PKG di Kota Yogyakarta pertama kali dilaunching pada Selasa, 11 Februari 2025 di Puskesmas Mergangsan oleh Penjabat Wali Kota kala itu.

img_20260701150051_image.png
Kepala Dinas Kesehatan drg. Emma Rahmi Aryani, MM di dampingi Kabid SDK, Kabid P2PD SIK dan Kabid Yankes menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber dari Kemkes RI secara daring (online)

Sebagaimana diketahui, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan salah satu dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam misi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tertuang dalam Delapan Misi Asta Cita Kepemimpinan Presiden terpilih tahun 2024-2029. Dan di Kota Yogyakarta menjadi salah satu dari Quick Win Wali Kota Yogyakarta.

Perubahan paradigma pelayanan kesehatan dari pelayanan berbasis program menjadi pelayanan berdasarkan siklus hidup yang dikemas dalam konsep Integrasi Pelayanan Primer (ILP), menjadikan pelaksanaan PKG merujuk pada konsep ILP.

img_20221012150940_image.png

Kegiatan yang didasarkan pada dua kebijakan strategis tersebut telah terlaksana dengan dibarengi oleh berbagai tantangan dan kendala, baik berupa sarana, prasarana, BMHP, strategi peningkatan capaian, keterbatasan anggaran, keterbatasan tenaga kesehatan, dan lainnya.

img_20260701145245_image.png
Narasumber dari Direktorat Takelmas menyampaikan materi secara daring pada pertemuan Evaluasi PKG hari pertama

“Kendala tersebut menjadi motivasi dalam pelaksanaan, memperhatikan melalui PKG dapat dilakukan deteksi dini potensi penyakit sehinga dapat dilakukan pencegahan dan penatalaksanaan sejak awal untuk mencegah perburukan”, Jelas drg. Arumi Wulansari, MPH. Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan primer Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Arumi menambahkan bahwa langkah preventif lebih efektif dan lebih efisien dari sisi anggaran kesehatan dibandingkan upaya kuratif atau pengobatan.

img_20251205111019_image.png

Arumi membenarkan bahwa dalam pelaksanaan PKG masih perlu ditingkatkan baik dari sisi pelaksanaan maupun capaian sasarannya. 

“Kita perlu melakukan evaluasi terhadap capaian PKG sekaligus menyamakan persepsi terhadap pelaksanaan PKG yang telah memasuki tahun kedua pada 2026 ini”, tegas Arumi.

img_20260701145404_image.png
Peserta Evaluasi PKG di Kota Yogyakarta menyimak materi Evaluasi Pelaksanaan PKG di Puskesmas pada pertemuan Evaluasi PKG hari kedua

Pada Jum’at (26/6/2026) dan Sabtu (27/6/2026) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan Evaluasi Pelaksanaan PKG dengan mengundang bidang terkait di Dinkes, Kepala Puskesmas, Kasubag TU dan penanggung jawab PKG Puskesmas.

Evaluasi bertujuan :

  1. Mengidentifikasi tantangan dan kendala dalam melaksanakan PKG di Puskesmas, sekolah dan komunitas 
  2. Mengidentifikasi kesiapan sarana, prasarana, alat kesehatan dan BMHP Puskesmas untuk melaksanakan PKG 
  3. Mengoptimalkan Puskesmas dalam tatalaksana hasil pemeriksaan PKG
  4. Menyusun strategi dalam peningkatan capaian PKG Kota Yogyakarta.

Dihadirkan narasumber di antaranya dari Direktorat Takel PKP Kemenkes RI, Direktorat Yankesga Kemenkes RI, Dr. dr. Andreasta Meliala, M.Kes., D.Ph., akademisi dari FK-KMK UGM dan narasumber dari Kusuma Yo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta drg. Emma Rahmi Aryani, MM dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan berharap target dari capaian yang telah ditetapkan dapat direalisasikan sesuai dengan perencanaan.

PKG adalah tools untuk mencegah beban kesehatan di masa datang, Sukses PKG merupakan salah satu kunci menuju masyarakat Kota Yogyakarta yang sehat dan sejahtera. (shol)

img_20241203104206_image.png