Artikel
Supaya Anak Tidak Trauma Minum Obat
06/01/2023 03:56:23 WIB
Tim Website Dinkes

“Panas tinggi Adek menimbulkan rasa was-was bagi Martini, anak semata wayang yang lahir 5 tahun lalu itu sudah sehari demam, bawaannya menangis, tidak mau makan dan hanya sedikit minum. Sesendok sirup obat penurun panas sudah berada ditangan Martini namun sesaat diarahkan ke mulut Adek tiba-tiba ia berontak dan kakinya menendang sendok sirup di tangan martini. Tidak hanya itu, spontan kedua tangan Adek menutup rapat mulutnya sembari menangis ketakutan. Anak ini tidak mau minum obat penurun panas yang didapatkan di bidan desa setempat. Martini heran dengan Adek, tidak seperti anak Ella yang sangat ‘doyan’ obat dan tidak perlu dipaksa jika harus minum obat”.

Sikap Adek bisa saja karena trauma atau menjadi ’korban’ salah penyikapan orang tua terhadap perilaku anak. Trauma bisa jadi disebabkan karena anak ini punya riwayat selalu dipaksa pada saat mengkonsumsi obat sehingga muncul rasa ketakutan yang luar biasa. Kedua kaki, kedua tangan dipegang paksa, mulut dipaksa membuka dengan hidung ditutup rapat menjadi ritual rutin saat akan mengkomsumsi obat. Sikap Martini melakukan demikian sesungguhnya karena keterpaksaan disebabkan keengganan Adek minum obat dan tentu saja keengganan Ade yang demikianpun bukan tanpa sebab.
Beberapa sikap yang kita lakukan supaya anak tidak trauma minum obat
1. Hindari sikap ‘mengancam’ saat anak sedang tidak kooperatif, rewel, over aktif dan cenderung mengganggu terhadap anak lainnya. dengan kalimat-kalimat berikut :
“... Kalau rewel/nakal nanti disuntik pak dokter… “
“… Jangan nangis nanti mama kasih obat pahit… ”
Kadang kalimat itu menjadi pilihan instan saat menginginkan anak segera diam dan menuruti kehendak kita, namun dibalik itu tertanam memori yang kuat dan lama dalam diri anak bahwa betapa menakutkannya dokter, betapa tidak enaknya obat yang harus diminum saat sakit.
2. Jangan selalu memaksa dengan kekerasan fisik jika anak belum mau minum obat, kekerasan fisik akan menjadikan trauma berkepanjangan pada anak.
3. Jangan memarahi anak saat tidak mau minum obat.
Kondisi sakit menjadikan anak tidak memiliki mood yang baik, jangankan minum obat untuk makan saja akan sulit. Lakukan pendekatan dengan cerita atau berikan rayuan dengan bahasa lembut tanpa ditakuti dengan hal-hal yang negatif.
4. Berikan apresiasi dengan kelembutan.
Seorang ibu bisa memberikan cium kasih sayang, kalimat yang menyenangkan dan menenangkan. Pilih kalimat yang menjadikan anak bangga dengan apa yang dilakukan.
5. Setelah itu, biasakan anak untuk mengenali obatnya, mengambil dan menempatkan obat sesuai dengan tempatnya.
Jika anak ‘terlanjur’ senang minum obat khususnya sirup, beri pengertian bahwa obat hanya bisa diminum pada waktu yang telah ditentukan. Jangan lupa gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak anda. Dalam kondisi demikian, simpan obat pada tempat yang tidak mudah dijangkau oleh anak. (SDR)
sumber : sholtan.com

-
Sosialisasi Program Kesehatan Bersama DPRD dalam Posyandu Bidang Kesehatan174x tampil21/10/2026
-
Tes Kebugaran ASN Pemerintah Kota Yogyakarta212x tampil20/10/2026
-
Update Knowledge Epidemiolog dan Juru Imunisasi Puskesmas untuk Waspada Campak492x tampil16/10/2026
-
Dinkes Mengikutkan 9 Inovasi dalam Festival Inovasi Jogja 2026459x tampil13/10/2026
-
Dinkes dan PHRI Kota Yogyakarta, Koordinasi Penerapan Laik Higiene Sanitasi dan Laik Sehat202x tampil13/10/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-41 Tahun 2026, 11 - 17 Oktober 202661x tampil23/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-40 Tahun 2026, 4 - 10 Okt 2026122x tampil16/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-39 Tahun 2026, 27 Sept - 3 Okt 2026178x tampil09/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-38 Tahun 2026, 20 - 26 Sept 2026249x tampil02/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-37 Tahun 2026, 13 - 19 Sept 2026240x tampil28/09/2026
- HARI INI 1.098
- BULAN INI 135.141
- TAHUN INI 1.366.376
- SEMINGGU TERAKHIR 50.266
- SEBULAN TERAKHIR 158.754
- SETAHUN TERAKHIR 1.744.515
- TOTAL PENGUNJUNG 11.113.097