Berita
Peningkatan Kompetensi Nakes di Puskesmas: Cegah Kematian Ibu dan Anak
Dilihat 1666 kali 19/05/2022 07:54:54 WIB
Tim Website Dinkes
Kematian ibu dan anak menjadi indikator penting dalam keberhasilan pembangunan kesehatan di Kota Yogyakarta. Hal demikian menjadi perhatian pemerintah secara serius untuk menekan kematian ibu/anak menuju ‘zero’ insiden. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan adalah dengan peningkatan kompetensi manajemen, tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di puskesmas dalam memberikan pelayanan antenatal/ antenatal care (ANC), perinatal care (PNC), persalinan dan bayi.
Foto : Kantor Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta
Indikator yang diampukan kepada Seksi Kesga Gizi tersebut menjadi perhatian serius dr. Riska Novriana selaku Kepala Seksi.
Berkolaborasi dengan drg. Aan Iswanti Kepala Seksi Yankes primer & Tradisional Komplementer sebagai pengampu pelayanan puskesmas, dr. Riska menyelenggarakan kegiatan peningkatan pengetahuan dan kompetensi petugas puskesmas dalam memberikan pelayanan antenatal/ antenatal care (ANC), perinatal care (PNC), persalinan dan bayi di Puskesmas.
“Kami menyiapkan kegiatan peningkatan pengetahuan dan kompetensi petugas puskesmas dalam memberikan pelayanan antenatal/ antenatal care (ANC), perinatal care (PNC), persalinan dan bayi secara simultan dan bergilir pada 18 Puskesmas untuk menekan kematian ibu dan anak di Kota Yogyakarta”, jelas dr. Riska.
Pada kesempatan lain drg. Aan Iswanti menambahkan, “Peningkatan kompetensi ini kami tujukan kepada kepala puskesmas &/ kasubag TU, dokter, dokter gigi, bidan, ahli gizi, perawat, psikolog, penata laboratorium, penanggungjawab UKM dan penanggungjawab UKP supaya ada satu frame pemahaman dalam tatalaksana pelayanan antenatal/ antenatal care (ANC), perinatal care (PNC), persalinan dan bayi”.
Materi kegiatan yang dilaksanakan pada 23 Mei – 23 Juni 2022 tersebut akan diberikan oleh para Dokter Spesialis Obsgyn yang tergabung dalam POGI DIY. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta tersebut dilaksanakan di masing-masing puskesmas secara bergilir sesuai dengan jadual yang telah ditetapkan, jelas drg. Aan
(SDR)
Berita Terbaru
-
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Kota Yogyakarta122x tampil13/08/2026
-
Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Pengusaha IRTP176x tampil10/08/2026
-
Koordinasi Penggunaan Fingerprint untuk Pasien di Puskesmas Kota Yogyakarta345x tampil29/07/2026
-
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, 28 Juli466x tampil28/07/2026
-
Pelatihan Manajemen Risiko Pegawai Dinas Kesehatan367x tampil27/07/2026
Artikel Terbaru
Artikel Nomor #1
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #2
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #3
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #4
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Nomor #5
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Artikel Terbaru
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-31 Tahun 2026, 2 - 8 Agustus 202644x tampil14/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-30 Tahun 2026, 26 Juli - 1 Agustus 2026147x tampil07/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-29 Tahun 2026, 19 - 25 Juli 2026145x tampil31/07/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-28 Tahun 2026, 12 - 18 Juli 2026158x tampil23/07/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-27 Tahun 2026, 5 - 11 Juli 2026186x tampil17/07/2026
Statistik Kunjungan
- HARI INI 2.337
- BULAN INI 55.210
- TAHUN INI 1.049.224
- SEMINGGU TERAKHIR 24.432
- SEBULAN TERAKHIR 112.912
- SETAHUN TERAKHIR 1.754.548
- TOTAL PENGUNJUNG 10.795.945