Berita
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis di Pasar Kota Yogyakarta
Dilihat 22449 kali 21/12/2022 07:51:54 WIB
Tim Website Dinkes
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan kuman Mycobacterium Tuberculosis, TBC ditularkan melalui udara dari percikan (droplet) orang yang sakit TB pada saat berbicara, batuk maupun bersin.
Indonesia adalah negara dengan beban TBC tertinggi di dunia dengan jumlah kasus baru terbanyak kedua setelah India. Kegiatan Active Case Finding (ACF) merupakan salah satu kegiatan penemuan kasus TBC secara aktif pada populasi umum melalui pemeriksaan Rontgen dada dengan mobile Xray.

Kegiatan Active Case Finding (ACF) di Kota Yogyakarta melibatkan sasaran dengan risiko tinggi seperti kawasan pemukiman padat penduduk, tempat berkumpul banyak orang seperti pasar, sekolah, pesantren,asrama, Lapas/Rutan dan lainnya. Pasar merupakan salah satu tempat yang banyak dikunjungi orang, baik itu konsumen, pedagang, buruh gendong, petugas kebersihan, pengelola pasar yang berkumpul dan berinteraksi dalam durasi waktu yang telatif lama. Sehingga pasar menjadi salah satu prioritas untuk dilakukan skrining TBC.

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta bersama Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta bersama Zero TB Yogyakarta dengan dukungan PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) melaksanakan skrining TB bagi pedagang atau pelaku UMKM di 4 pasar Kota Yogakarta. Pada pelaksanaan ACF tersebut juga dilaksanakan skrining gejala Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Rangkaian kegiatan ACF dilaksanakan dalam 8 hari pada tanggal 9 sampai dengan 20 Desember 2022.

Hasil kegiatan ACF di Pasar Kota Yogyakarta dapat dilihat dalam tabel berikut:
Hasil Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis di Pasar Kota Yogayakarta


Kegiatan ACF selama 8 hari berhasil melakukan skrining sebanyak 727 orang, sebanyak 711 orang dilakukan pemeriksaan foto rontgen dada, sebanyak 50 orang dilakukan pemeriksaan sputum dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan sebanyak 16 orang dilakukan pemeriksaan TST (Tuberkulin Skin Tes). Tindak lanjut kegiatan ACF ini adalah menemukan terduga TBC untuk dilakukan pemeriksaan penegakan diagnosa TBC dengan pemeriksaan TCM, apabila menemukan terduga TBC anak atau kontak serumah pasien TBC dilakukan pemeriksaan TST (Tuberkulin Skin Tes). Sampai saat ini hasil pemeriksaan TCM dan TST belum dapat dilaporakan, masih menunggu pemeriksaan di laboratorium rujukan TCM.

-
Dinkes Membuka Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan245x tampil12/05/2026
-
Kota Yogyakarta masuk Nominasi Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Nasional264x tampil12/05/2026
-
Semiloka Nasional Adinkes 2026 di Mataram, Dinkes Kota Yogyakarta Memperoleh Special Appreciation364x tampil06/05/2026
-
Pelantikan Pejabat di Lingkungan Dinas Kesehatan683x tampil29/04/2026
-
Memperingati Hari Malaria Sedunia 2026, Kota Yogyakarta Tetap Waspadai Kasus Impor589x tampil29/04/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-18 Tahun 2026, 3 - 9 Mei 2026168x tampil13/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-17 Tahun 2026, 26 April - 2 Mei 2026219x tampil08/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-16 Tahun 2026, 19 - 25 April 2026251x tampil30/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-15 Tahun 2026, 12 - 18 April 2026258x tampil24/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-14 Tahun 2026, 5 - 11 April 2026287x tampil17/04/2026
- HARI INI 6.002
- BULAN INI 100.343
- TAHUN INI 679.286
- SEMINGGU TERAKHIR 41.418
- SEBULAN TERAKHIR 165.041
- SETAHUN TERAKHIR 1.815.877
- TOTAL PENGUNJUNG 10.426.007

