Berita
Validasi Kasus Diare Balita Kota Yogyakarta
Dilihat 8488 kali 17/10/2023 09:01:39 WIB
Tim Website Dinkes
Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Kota Yogyakarta sebagaimana wilayah lain di wilayah Indonesia. Kasus diare, secara rutin dan simultan dilaporkan oleh seluruh fasilitas kesehatan dasar (puskesmas) melalui aplikasi SiHepi (Sistem Informasi Hepatitis dan Infeksi Saluran Pencernaan). Data kasus diare selanjutnya divalidasi secara berkala setiap satu semester untuk memastikan kasus diare yang terjadi sebagaimana tercatat dalam SiHepi dan catatan manual faskes.

“Verifikasi data pada aplikasi SiHepi perlu dilakukan untuk memastikan validitas kasus dan keperluan analisis dalam upaya pencegahan dan pengendalian diare di Kota Yogyakarta”, jelas dr. Endang Sri Rahayu, Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi.
“Dan pada semester kedua ini validasi data dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2023’, tambah dr. Endang. Validasi dihadiri oleh seluruh programmer diare pada 18 puskesmas di Kota Yogyakarta, programmer diare Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi senbagai penangungjawab program diare di Kota Yogyakarta. Berdasarkan data aplikasi SiHepi, diare pada rentang Januari s/d September 2023 tercatat sebanyak 1012 kasus pada balita dan sebanyak 5183 kasus pada usia ?5 tahun. Sedangkan cakupan pemberian oralit dan Zinc pada balita sebanyak 77,67% dari target 100%.


“Pada semua kasus diare harus diberikan oralit dan zinc dalam tatalaksananya untuk mencegah risiko dehidrasi dan perburukan atau komplikasi akibat diare, sehingga kami tekankan setiap programmer untuk memperhatikan hal tersebut”, pinta dr. Endang melihat cakupan pemberian oralit dan zinc masih diangka 77,6% dari target 100%.

Selain validasi data diare, dalam kegiatan ini juga diadakan update knowledge tentang tatalaksana diare pada anak dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan programmer diare terhadap penatalaksanaan diare pada anak. Update knowledge disampaikan oleh dr. Rony Trilaksono, M.Sc, Sp.A, Divisi Gastrohepatologi Anak di RSUP Dr. Sardjito.
Peningkatan pengetahuan tentang diare pada anak juga memberikan hal baru bagi peserta yakni pentingnya ASI eksklusif dan imunisasi untuk mencegah kejadian diare yang berat (nisa_p2m/SDR).

-
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Kota Yogyakarta308x tampil13/08/2026
-
Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Pengusaha IRTP253x tampil10/08/2026
-
Koordinasi Penggunaan Fingerprint untuk Pasien di Puskesmas Kota Yogyakarta404x tampil29/07/2026
-
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, 28 Juli536x tampil28/07/2026
-
Pelatihan Manajemen Risiko Pegawai Dinas Kesehatan434x tampil27/07/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-33 Tahun 2026, 16 - 22 Agustus 202634x tampil28/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-32 Tahun 2026, 9 - 15 Agustus 2026120x tampil21/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-31 Tahun 2026, 2 - 8 Agustus 2026155x tampil14/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-30 Tahun 2026, 26 Juli - 1 Agustus 2026222x tampil07/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-29 Tahun 2026, 19 - 25 Juli 2026197x tampil31/07/2026
- HARI INI 3.529
- BULAN INI 103.336
- TAHUN INI 1.097.350
- SEMINGGU TERAKHIR 23.065
- SEBULAN TERAKHIR 103.336
- SETAHUN TERAKHIR 1.746.619
- TOTAL PENGUNJUNG 10.844.071