Berita
Survei Tikus dan Faktor Risiko Leptospirosis di Kota Yogyakarta
Dilihat 4336 kali 22/02/2024 14:58:37 WIB
Tim Website Dinkes
Selama dua hari pada Selasa-Rabu, 20-21 Februari 2024 dilakukan Survei Tikus dan Faktor Risiko Leptospirosis di Kota Yogyakarta, khususnya di RW 2 Baciro Gondokusuman yang masuk dalam wilayah Puskesmas Gondokusuman I Kota Yogyakarta.

Surveilans dimaksudkan untuk mengetahui adanya bakteri Leptospira penyebab Leptospirosis pada tikus yang hidup di lingkungan serta air dan tanah di lingkungan hidupnya tikus sebagai vector.

Atikah Mulyawati, SKM dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBTKL) Yogyakarta menjelaskan bahwa hasil dari kegiatan surveilans faktor risiko nantinya akan digunakan sebagai masukan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Leptospirosis di wilayah Baciro Gondokusuman.


Kegiatan yang dilakukan dalam dua hari tersebut dilaksanakan dalam arahan Tim Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBTKL) Yogyakarta dengan melibatkan Tim Surveilans Dinas Kesehatan, Laboratorium Kesehatan Kota Yogyakarta, FETP UGM dan Puskesmas Gondokusuman 1. Kegiatan utama surveilans adalah penangkapan tikus dan preparasi (pembedahan) dengan pengambilan serum darah, organ ginjal tikus serta pengambilan sampel air dan tanah di lingkungan tikus tinggal.

Penangkapan tikus dilakukan dengan pemasangan perangkap (trap) di 68 titik (lokasi) di dalam dan luar rumah penduduk, sekolah, hotel/penginapan, asrama, balai pertemuan dan Gudang yang ada di RW 2 Banciro Gondokusuman. Pemasangan perangkap dengan umpan dilakukan pada Selasa siang sampai Rabu pagi.
Sebanyak 18 tikus berhasil ditangkap dan selanjutnya dilakukan preparasi, mulai dari pembiusan sampai pembedahan organ. Pelaksanaan preparasi dilakukan dengan bimbingan Yohanes Didik Setiawan, S.Si. M.Sc. Entomolog dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBTKL) Yogyakarta.


Dijelaskan bahwa sampel ginjal yang diambil dari tikus selanjutnya akan dilakukan uji bakteri Leptospira dengan RT-PCR dan pengujian Leptospira dari serum dilakukan dengan metode MAT.
Didik Setiawan menjelaskan bahwa, tikus memilik 2 area mobilitas ;
“Pertama, tikus memilik Home coverage (wilayah territorial) sebagai wilayah kekuasaan dan tempat tinggal dengan radius sekitar 12 meter dan kedua, wilayah jelajah atau daya jelajah tikus dalam mencari sumber makanan dengan radius sekitar 1,5 Km”.
Penjelasan tersebut penting untuk mengetahui sumber penularan karena mobilitas tikus di lingkungan.

Solikhin Dwi R, MPH Ketua Tim Kerja Surveilans PD SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan dr. Fransisca Kepala Puskesmas Gondokusuman I menyampaikan respons positif terhadap kegiatan surveilans tersebut.
“Supaya ditemukan gambaran yang pasti terhadap keberadaan bakteri Leptospira di wilayah Puskesmas Gondokusuman I dan segera dapat dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian bersama lintas sektor dan warga, jika terbukti ditemukan bakteri Leptospira pada tikus, sampel air atau tanah”, harap Solikhin Dwi R, MPH.

Sementara menunggu hasil pemeriksaan oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBTKL) Yogyakarta, dr. Fransisca Kepala Puskesmas Gondokusuman I menghimbau supaya masyarakat meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko paparan penyakit infeksi khususnya Leptospirosis di wilayah Baciro Gondokusuman. (shol)

-
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Kota Yogyakarta122x tampil13/08/2026
-
Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Pengusaha IRTP176x tampil10/08/2026
-
Koordinasi Penggunaan Fingerprint untuk Pasien di Puskesmas Kota Yogyakarta345x tampil29/07/2026
-
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, 28 Juli466x tampil28/07/2026
-
Pelatihan Manajemen Risiko Pegawai Dinas Kesehatan367x tampil27/07/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-31 Tahun 2026, 2 - 8 Agustus 202644x tampil14/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-30 Tahun 2026, 26 Juli - 1 Agustus 2026147x tampil07/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-29 Tahun 2026, 19 - 25 Juli 2026145x tampil31/07/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-28 Tahun 2026, 12 - 18 Juli 2026158x tampil23/07/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-27 Tahun 2026, 5 - 11 Juli 2026186x tampil17/07/2026
- HARI INI 2.350
- BULAN INI 55.223
- TAHUN INI 1.049.237
- SEMINGGU TERAKHIR 24.445
- SEBULAN TERAKHIR 112.925
- SETAHUN TERAKHIR 1.754.561
- TOTAL PENGUNJUNG 10.795.958