Berita
Koordinasi Lintas Sektor untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Infeksi Emerging
Dilihat 3163 kali 26/11/2024 10:58:43 WIB
Tim Website Dinkes

Penyakit Infeksi Emerging (PIE) adalah penyakit menular yang sebelumnya tidak ditemukan atau telah lama hilang dan kemudian muncul kembali dengan pola penyebaran dan dampak yang baru.

Penyakit infeksi emerging, umumnya memiliki potensi penyebaran yang cepat karena beragamnya faktor risiko penularan yang mendukung. Ditambah jika kondisi deteksi dini lemah dan tidak sensitif berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) dan/atau wabah.

Sebagai informasi, Penyakit Infeksi Emerging (PIE) yang pernah ditemukan di Kota Yogyakarta adalahCovid-19 pada tahun 2020-2023 dan M-pox (cacar monyet), 2 kasus pada komunitas khusus di akhir tahun 2023 dan pertengahan 2024. Sedangkan yang berpotensi muncul adalah penyakit Polio, MERS, Meningitis, Ebola karena mobilitas dan interaksi warga Kota Yogyakarta saat bepergian ke luar negeri seperti ibadah haji atau umroh dan perjalanan ke Luar Negeri lainnya atau hadirnya orang asing yang membawa penyakit tersebut. Dan penyakit lain yang dibawa oleh migrasi hewan seperti flu burung, hanta virus dan lainnya.

Memperhatikan hal tersebut Dinas Kesehatan melakukan kewaspadaan bersama lintas sektor dan pihak terkait. Pada Rabu, 20 Nopember 2024 dilakukan Koordinasi Kewaspadaan Bersama pada Penyakit Infeksi Emerging (PIE) di Kota Yogyakarta sebagai Upaya Deteksi Dini, Pencegahan dan Penanggulangan Terpadu bersama Lintas Sektor.

Kepala Dinas Kesehatan dalam arahan pada pembukaan menyatakan pentingnya kerjasama lintas sektor mengingat, pencegahan dan penanggulangan penyakit tidak mungkin dilaksanakan oleh satu pihak yang mengampu pembangunan di bidang kesehatan. Ditambah Kota Yogyakarta memiliki risiko tinggi karena mobilitas warga masuk dan keluar dari Kota Yoguakarta.

“Mobilitas dan interaksi antar warga dari luar kota atau daerah endemis dengan warga Kota Yogyakarta untuk wisata, berkunjung dan lainnya atau sebaliknya, berpotensi terjadi penularan penyakit seperti Covid-19, Polio, MERS dan penyakit infeksi lainnya”, terang drg. Emma Rahmi Aryani MM, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Pada momentum tersebut dipaparkan situasi terkini penyakit menular di Kota Yogyakarta oleh dr. Lana Unwanah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Pengelolaan Data dan SIK. Narasumber Direktur Pusat Kedokteran Tropis dr. Riris Andono Ahmad, MPH, Ph.D dihadirkan untuk memberikan perspektif tentang peran lintas sektor dalam pencegahan dan pengendalian penyakit infeksi di Kota Yogyakarta.

dr. Donnie panggilan akrab dr. Riris Andono Ahmad, menjelaskan tentang tingginya potensi risiko penularan penyakit infeksi karena mobilitas manusia. Penyakit yang menjangkit di benua lain bisa jadi dalam beberapa hari sudah terjadi infeksi di tempat lain (benua lain) karena mobilitas.

“Tahun 2024 kunjungan wisata ke Malioboro sebanyak 4.400.845 orang atau 16.120 orang per-hari, hal demikian perlu menjadi perhatian bersama terkait terjadinya potensi penyakit menular di Kota Yogyakarta”, jelas dr. Donnie mengingatkan seluruh lintas sektor yang hadir pada kesempatan tersebut.
Koordinasi Lintas Sektor ditutup dengan ditetapkan kesepahaman untuk melaksanakan peran pencegahan dan pengendalian Penyakit Infeksi Emerging (PIE) melalui ;
- Penguatan surveilans penyakit untuk deteksi dini munculnya penyakit dan faktor risiko penyakit dengan menjaring berita, informasi, rumor dan tindak lanjut di masyarakat.
- Pengelolaan faktor risiko yang menyebabkan munculnya Penyakit Infeksi Emerging (PIE) secara baik, terukur dan terstruktur oleh pihak terkait sesuai bidang dan ketugasan masing-masing.
(shol)

-
Dinkes Membuka Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan129x tampil12/05/2026
-
Kota Yogyakarta masuk Nominasi Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Nasional164x tampil12/05/2026
-
Semiloka Nasional Adinkes 2026 di Mataram, Dinkes Kota Yogyakarta Memperoleh Special Appreciation221x tampil06/05/2026
-
Pelantikan Pejabat di Lingkungan Dinas Kesehatan579x tampil29/04/2026
-
Memperingati Hari Malaria Sedunia 2026, Kota Yogyakarta Tetap Waspadai Kasus Impor503x tampil29/04/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-18 Tahun 2026, 3 - 9 Mei 202687x tampil13/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-17 Tahun 2026, 26 April - 2 Mei 2026139x tampil08/05/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-16 Tahun 2026, 19 - 25 April 2026176x tampil30/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-15 Tahun 2026, 12 - 18 April 2026201x tampil24/04/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-14 Tahun 2026, 5 - 11 April 2026216x tampil17/04/2026
- HARI INI 1.326
- BULAN INI 84.700
- TAHUN INI 663.643
- SEMINGGU TERAKHIR 41.475
- SEBULAN TERAKHIR 156.034
- SETAHUN TERAKHIR 1.807.777
- TOTAL PENGUNJUNG 10.410.364