Berita

DESINFEKSI RUMAH PENDERITA TBC DI KOTA YOGYAKARTA

Dilihat 1729 kali   11/03/2016 02:26:30 WIB

Tim Website Dinkes

Awal Tahun 1990 an WHO dan IUATLD  (International Union Against Turberculosis and Lung Diseasetelah mengembangkan strategi pengendalian TBC dengan sistem DOTS (Directly Observed Treatment Short-coursedan telah terbukti sebagai strategi pengendalian , yang secara ekonomis lebih efektif ( Cost Efective ). Penerapan Strategi DOTS dengan baik disamping dapat menekan penularan , juga dapat mencegah berkembangnya MDR TB. Fokus Utama DOTS adalah penemuan dan penyembuhan Pasien.

Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan melakukan kegiatan Bersama dalam rangka intervensi TB MDR di Masyarakat. Seksi Pengendalian Penyakit melakukan penemuan Rumah Penderita , sedangkan Seksi Penyehatan Lingkungan Melakukan Desinfeksi Rumah penderita TB MDR. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menekan Penularan TBC di masyarakat.

Tindakan pencegahan terhadap TB harus melibatkan semua pihak mulai dari penderita, masyarakat dan petugas kesehatan. Adapun upaya pencegahan yang harus dilakukan yaitu :

a. Penderita tidak menularkan kepada orang lain

  • Menutup mulut pada waktu batuk dan bersin dengan sapu tangan atau tissu
  • Tidur terpisah dari keluarga terutama pada dua minggu pertama pengobatan
  • Tidak meludah di sembarang tempat, tetapi dalam wadah yang diberi lysol, kemudian dibuang dalam lubang dan ditimbun dalam tanah
  • Menjemur alat tidur secara teratur pada pagi hari
  • Membuka jendela pada pagi hari, agar rumah mendapat udara bersih dan cahaya matahari yang cukup sehingga bakteri penyebab TB dapat mati
  • Pengobatan dini bagi penderita

b. Masyarakat tidak tertular dari penderita TB

  • Meningkatkan daya tahan tubuh, antara lain dengan makan-makanan yang bergizi
  • Tidur dan istirahat yang cukup
  • Tidak merokok dan tidak minum-minuman yang mengandung alkohol
  • Membuka jendela dan mengusahakan sinar matahari masuk ke ruang tidur dan ruangan lainnya
  • Imunisasi BCG pada bayi
  • Imunisasi orang-orang yang kontak dengan penderita. Tindakan pencegahan bagi orang-orang sangat dekat (keluarga, perawat, dokter, petugas kesehatan lain) dan lainnya yang terindikasi dengan vaksin BCG
  • Segera periksa bila timbul batuk lebih dari tiga minggu
  • Menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
  • Meningkatkan pendidikan kesehatan pada masyarakat
  • Memberikan penyuluhan tentang penyakit TB yang meliputi gejala bahaya dan akibat yang ditimbulkannya terhadap petugas kesehatan
  • Tersedia sarana-sarana kedokteran dan tempat pemeriksaan penderita
  • Adanya sistem pelaporan kasus dan pencatatan
  • Pemeriksaan screening dengan tubercullin test pada kelompok beresiko tinggi, seperti para imigran, orang-orang kontak dengan penderita seperti keluarga, petugas kesehatan dan petugas di rumah sakit serta tindak lanjut bagi yang positif TB