Berita

Gerakan Eliminasi Kanker Leher Rahim di Kota Yogyakarta

Dilihat 1692 kali   22/09/2025 08:58:14 WIB

Tim Website Dinkes

Terkait :

Umbulharjo. Selasa, 16 September 2025 Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pengendalian Penyakit Penyakit Tidak Menular Prioritas “Kanker Leher Rahim”. Kegiatan tersebut merupakan salah satu mata rantai dari rangkaian kegiatan Eliminasi Kanker Leher Rahim di Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mencanangkan Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim 2023-2030 melalui KMK No. HK.01.07/MENKES/2176/2023.

 

img_20250922091501_image.png
drg. Emma Rahmi Aryani, MM., Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta didampingi dr. Lana Unwanah, MKM., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit PD SIK
img_20221012150940_image.png

Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim 2023-2030 dilaksanakan melalui 4 pilar dan 10 prioritas utama. Sebagaimana diketahui dalam rangka menuju Eliminasi Kanker Leher Rahim 2023-2030 Pemerintah telah menetapkan target diantaranya 1) 90% anak perempuan dan laki-laki divaksin HPV sebelum usia 15 tahun; 2) 75% perempuan usia 30-69 tahun diskrining menggunakan tes DNA HPV setiap 10 tahun sekali; 3) 90% perempuan dengan lesi prakanker dan kanker leher rahim mendapatkan pengobatan.  

 

img_20250922092011_image.png
Peserta dari Lintas Sektor, OPD terkait, TP PKK Pemkot Yogyakarta serta lintas program Dinkes Kota Yogyakarta hadir di Ghra Pandawa Balaikota Yogyakarta

Kegiatan yang dilaksanakan di Grha Pandawa tersebut menghadirkan Lintas Sektor, OPD terkait, TP PKK di Pemerintah Kota Yogyakarta serta lintas program Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta sebagai peserta. Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit PD SIK menyampaikan sambutan dan arahan terkait dengan kegiatan tersebut. Edukasi tentang kanker Leher Rahim dengan materi Mengenal Kanker Leher Rahim, deteksi dini (metode Pemeriksaan HPV DNA & Co Testing IVA) & tatalaksananya disampaikan oleh dr. Moh. Nailul Fahmi, SpOG (K) Onk. Departemen Obstetri & Ginekologi FK-KMK UGM.

img_20250922103223_image.png

 

img_20250922091619_image.png
dr. Moh. Nailul Fahmi, SpOG (K) Onk. Departemen Obstetri & Ginekologi FK-KMK UGM menyampaikan materi tentang Kanker Leher Rahim

”Salah satu program strategis dalam Eliminasi Kanker Leher Rahim adalah skrining sesuai yang direkomendasikan oleh WHO dan telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, yaitu dengan pemeriksaan DNA HPV”, papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogytakarta drg. Emma Rahmi Aryani, MM.

img_20221011153304_image.png

Terkait dengan pelaksanaan skrining di Kota Yogyakarta, dr. Lana Unwanah, MKM Kepala Bidang P2P PDSIK menjelaskan bahwa skrining kanker leher rahim dengan tes performa tinggi telah dilakukan secara reguler di 18 puskesmas dan secara insidental pada momentum tertentu seperti HUT Kota Yogyakarta.

 

img_20250922091759_image.png
Peserta berfoto bersama Kadinkes, narasumber dan panitia penyelenggara kegiatan

“Pada pertengahan Juni 2025 skrining secara masal dilakukan di RS Pratama dalam rangka HUT Kota Yogyakarta”, tambah dr. Iva Kusdyarini Kepala Seksi P2P PTM dan Keswa.

Melalui Gerakan Pengendalian Penyakit Penyakit Tidak Menular Prioritas “Kanker Leher Rahim” diharapkan skrining prioritas PTM untuk deteksi dini kanker leher rahim dengan metode HPV DNA dan Co Testing IVA dapat tersosialisasikan sebagai bentuk upaya pengendalian dan pencegahan penyakit tidak menular. (iva/shol)

img_20241203104206_image.png