Berita
Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Menangkap Suspek Campak pada Awal Tahun 2026
Dilihat 1357 kali 19/01/2026 15:13:56 WIB
Tim Website Dinkes

Umbulharjo. Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta pada Minggu pertama Tahun 2026 menangkap sinyal suspek campak di enam Puskesmas. Tim Kerja Surveilans segera melakukan konfirmasi kepada puskesmas untuk verifikasi dan melakukan pencegahan penularan secara dini jika terkonfirmasi.
“Hasil konfirmasi di lapangan 1 orang anak di wilayah Kotagede terkonfirmasi positif campak, dan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) kasus berasal dari luar kota (Bogor) yang telah menunjukkan gejala sakit sejak keberangkatan ke Yogyakarta, tidak terjadi penularan di wilayah”, Jelas Dwiana Petugas Surveilans Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
“Informasi juga telah disampaikan ke Dinas Kesehatan kota asal untuk ditindaklanjuti”, tambahnya.


Apa Penyakit Campak atau Gabaken?
Campak atau Gabaken Adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak (Morbilivirus). Campak umumnya menyerang anak-anak dan sangat menular. Ditularkan melalui udara melalui droplet yang keluar saat penderita batuk atau bersin.
Gejala klinik Campak atau Gabaken
Gejala awal campak mirip dengan flu berupa demam tinggi, batuk, pilek dan mata memerah. Gejala khas muncul beberapa hari kemudian berupa ruam merah, biasanya mulai dari wajah dan menyebar ke beberapa bagian tubuh dan muncul titik putih di dalam mulut (bentuk koplik).

Pencegahan
Penularan Campak (Gabaken) dapat dicegah dengan menghindari kontak langsung dengan penderita. Anak sekolah disarankan untuk tidak masuk jika sedang sakit Campak (Gabaken).
Vaksinasi MR (Campak Rubella). Diberikan kepada anak-anak usia 9-12 bulan dan booster pada usia 5-6 tahun.
Pengobatan
Tidak ada pengobatan khusus untuk menghilangkan penyebab campak (virus campak), perawatan dilakukan untuk meringankan gejala yang muncul ;
Istirahat yang cukup akan membantu tubuh untuk pulih dengan lebih cepat.
Pemberian obat penurun demam untuk mengurangi demam
Antibiotik diberikan jika terjadi komplikasi dengan infeksi lain seperti infeksi telinga atau pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.
Waspadai jika melihat dan menemukan gejala sakit Campak (gabaken) dan segera periksa ke Puskesmas jika mengalami gejala penyakit Campak (gabaken) pada anak dan orang lain di sekitar.
(shol)

-
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Kota Yogyakarta164x tampil13/08/2026
-
Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Pengusaha IRTP194x tampil10/08/2026
-
Koordinasi Penggunaan Fingerprint untuk Pasien di Puskesmas Kota Yogyakarta354x tampil29/07/2026
-
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, 28 Juli478x tampil28/07/2026
-
Pelatihan Manajemen Risiko Pegawai Dinas Kesehatan380x tampil27/07/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-31 Tahun 2026, 2 - 8 Agustus 202661x tampil14/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-30 Tahun 2026, 26 Juli - 1 Agustus 2026154x tampil07/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-29 Tahun 2026, 19 - 25 Juli 2026159x tampil31/07/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-28 Tahun 2026, 12 - 18 Juli 2026166x tampil23/07/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-27 Tahun 2026, 5 - 11 Juli 2026194x tampil17/07/2026
- HARI INI 1.124
- BULAN INI 63.839
- TAHUN INI 1.057.853
- SEMINGGU TERAKHIR 21.083
- SEBULAN TERAKHIR 111.544
- SETAHUN TERAKHIR 1.754.030
- TOTAL PENGUNJUNG 10.804.574