Berita
Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Menangkap Suspek Campak pada Awal Tahun 2026
Dilihat 1599 kali 19/01/2026 15:13:56 WIB
Tim Website Dinkes

Umbulharjo. Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta pada Minggu pertama Tahun 2026 menangkap sinyal suspek campak di enam Puskesmas. Tim Kerja Surveilans segera melakukan konfirmasi kepada puskesmas untuk verifikasi dan melakukan pencegahan penularan secara dini jika terkonfirmasi.
“Hasil konfirmasi di lapangan 1 orang anak di wilayah Kotagede terkonfirmasi positif campak, dan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) kasus berasal dari luar kota (Bogor) yang telah menunjukkan gejala sakit sejak keberangkatan ke Yogyakarta, tidak terjadi penularan di wilayah”, Jelas Dwiana Petugas Surveilans Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
“Informasi juga telah disampaikan ke Dinas Kesehatan kota asal untuk ditindaklanjuti”, tambahnya.


Apa Penyakit Campak atau Gabaken?
Campak atau Gabaken Adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak (Morbilivirus). Campak umumnya menyerang anak-anak dan sangat menular. Ditularkan melalui udara melalui droplet yang keluar saat penderita batuk atau bersin.
Gejala klinik Campak atau Gabaken
Gejala awal campak mirip dengan flu berupa demam tinggi, batuk, pilek dan mata memerah. Gejala khas muncul beberapa hari kemudian berupa ruam merah, biasanya mulai dari wajah dan menyebar ke beberapa bagian tubuh dan muncul titik putih di dalam mulut (bentuk koplik).

Pencegahan
Penularan Campak (Gabaken) dapat dicegah dengan menghindari kontak langsung dengan penderita. Anak sekolah disarankan untuk tidak masuk jika sedang sakit Campak (Gabaken).
Vaksinasi MR (Campak Rubella). Diberikan kepada anak-anak usia 9-12 bulan dan booster pada usia 5-6 tahun.
Pengobatan
Tidak ada pengobatan khusus untuk menghilangkan penyebab campak (virus campak), perawatan dilakukan untuk meringankan gejala yang muncul ;
Istirahat yang cukup akan membantu tubuh untuk pulih dengan lebih cepat.
Pemberian obat penurun demam untuk mengurangi demam
Antibiotik diberikan jika terjadi komplikasi dengan infeksi lain seperti infeksi telinga atau pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.
Waspadai jika melihat dan menemukan gejala sakit Campak (gabaken) dan segera periksa ke Puskesmas jika mengalami gejala penyakit Campak (gabaken) pada anak dan orang lain di sekitar.
(shol)

-
Workshop Regulasi Rumah Sakit Terkini55x tampil03/11/2026
-
Mengenal Penyakit Pes (Plague) dan Situasi di Indonesia343x tampil29/10/2026
-
Pemetaan Sarana, Prasarana pada Penyelenggaraan ILP dan CKG di Puskesmas320x tampil28/10/2026
-
Mencegah Potensi Fraud dalam Penyelenggaraan JKN di Kota Yogyakarta285x tampil28/10/2026
-
Orientasi Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi Lansia Kota Yogyakarta393x tampil26/10/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-42 Tahun 2026, 18 - 24 Oktober 202687x tampil30/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-41 Tahun 2026, 11 - 17 Oktober 2026177x tampil23/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-40 Tahun 2026, 4 - 10 Okt 2026227x tampil16/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-39 Tahun 2026, 27 Sept - 3 Okt 2026278x tampil09/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-38 Tahun 2026, 20 - 26 Sept 2026358x tampil02/10/2026
- HARI INI 0
- BULAN INI 0
- TAHUN INI 1.376.843
- SEMINGGU TERAKHIR 0
- SEBULAN TERAKHIR 127.695
- SETAHUN TERAKHIR 1.690.072
- TOTAL PENGUNJUNG 11.218.931