Berita

Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Menangkap Suspek Campak pada Awal Tahun 2026

Dilihat 1119 kali   19/01/2026 15:13:56 WIB

Tim Website Dinkes

 

img_20260119154435_image.png
Walikota memberikan imunisasi pada anak-anak untuk mencegah penyakit PD3I sejak dini

Umbulharjo. Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta pada Minggu pertama Tahun 2026 menangkap sinyal suspek campak di enam Puskesmas. Tim Kerja Surveilans segera melakukan konfirmasi kepada puskesmas untuk verifikasi dan melakukan pencegahan penularan secara dini jika terkonfirmasi.

“Hasil konfirmasi di lapangan 1 orang anak di wilayah Kotagede terkonfirmasi positif campak, dan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) kasus berasal dari luar kota (Bogor) yang telah menunjukkan gejala sakit sejak keberangkatan ke Yogyakarta, tidak terjadi penularan di wilayah”, Jelas Dwiana Petugas Surveilans Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

“Informasi juga telah disampaikan ke Dinas Kesehatan kota asal untuk ditindaklanjuti”, tambahnya.

img_20251205111019_image.png
img_20260119155305_campak1.png
Ilustrasi campak (antaranews.com)

Apa Penyakit Campak atau Gabaken?

Campak atau Gabaken Adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak (Morbilivirus). Campak umumnya menyerang anak-anak dan sangat menular. Ditularkan melalui udara melalui droplet yang keluar saat penderita batuk atau bersin.

Gejala klinik Campak atau Gabaken

Gejala awal campak mirip dengan flu berupa demam tinggi, batuk, pilek dan mata memerah. Gejala khas muncul beberapa hari kemudian berupa ruam merah, biasanya mulai dari wajah  dan menyebar ke beberapa bagian tubuh dan muncul titik putih di dalam mulut (bentuk koplik).

img_20221012150940_image.png

Pencegahan

Penularan Campak (Gabaken) dapat dicegah dengan menghindari kontak langsung dengan penderita. Anak sekolah disarankan untuk tidak masuk jika sedang sakit Campak (Gabaken).

Vaksinasi MR (Campak Rubella). Diberikan kepada anak-anak usia 9-12 bulan dan booster pada usia 5-6 tahun.

Pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk menghilangkan penyebab campak (virus campak), perawatan dilakukan untuk meringankan gejala yang muncul ;

Istirahat yang cukup akan membantu tubuh untuk pulih dengan lebih cepat.

Pemberian obat penurun demam untuk mengurangi demam 

Antibiotik diberikan jika terjadi komplikasi dengan infeksi lain seperti infeksi telinga atau pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.

Waspadai jika melihat dan menemukan gejala sakit Campak (gabaken) dan segera periksa ke Puskesmas jika mengalami gejala penyakit Campak (gabaken) pada anak dan orang lain di sekitar.

(shol)

img_20241203104206_image.png