Berita
Waspada Penularan Penyakit Penyerta di Musim Penghujan
Dilihat 2082 kali 20/01/2026 10:29:02 WIB
Tim Website Dinkes

Terkait :
- Waspada Penyakit di Musim Penghujan : Demam Berdarah
- Waspada Penyakit di Musim Penghujan : Leptospirosis
- Apakah Super Flu?

Umbulharjo. Cuaca Kota Yogyakarta dalam tujuh hari ke depan dari Selasa, 20 Januari 2026 sampai dengan Senin, 26 Januari 2026 didominasi oleh hujan ringan. Prakiraan cuaca yang dirilis BMKG tersebut juga menunjukkan prakiraan suhu udara antara 22-29 C dengan udara dingin pada malam hari dan kelembaban pada 64-98% terjadi Kota Yogyakarta. Pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu) diperkirakan mendung dan hujan ringan.
Epidemiolog Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengingatkan Kondisi cuaca demikian perlu menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi warga dan pengunjung Kota Yogyakarta terhadap risiko penularan penyakit penyerta di musim penghujan. Beberapa penyakit penyerta musim penghujan yang perlu diwaspadai diantaranya Influenza, diare, Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Leptospirosis.

“Curah hujan yang intens berpotensi memunculkan genangan dan aliran air dari tempat-tempat kotor dan menjadi faktor risiko munculnya penyakit BDB disebabkan berkembangnya nyamuk penular. Risiko penyakit Leptospirosis terjadi karena adanya cemaran bakteri Leptospira pada air hujan dan tanah di lingkungan”, jelas Solikhin Dwi R, MPH, Epidemiolog Kesehatan Kota Yogyakarta selaku Ketua Tim Kerja Surveilans PD SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
Pada musim penghujan virus Influenza akan muncul dan mudah menular jika daya tahan tubuh sedang turun (drop). Cegah penularan influenza melalui peningkatan daya tahan tubuh.

“Hindari kontak langsung dengan penderita influenza, tetap makan dan istirahat yang cukup, hindari aktifitas berisiko kehujanan, sikapi perubahan suhu dan kelembaban udara yang tinggi”, saran Solikhin Dwi R.
Diare, ditandai oleh adanya peningkatan sekresi air (BAB berair) dengan frekuensi yang meningkat terjadi karena infeksi bakteri atau virus pada saluran pencernaan. Pada musim penghujan risiko diare akan meningkat karena adanya cemaran bakteri atau virus pada makanan dan sumber air minum. Pada musim penghujan jaga kebersihan dan waspada terhadap lingkungan karena potensi cemaran pada air.

“Untuk mencegah risiko diare cuci tangan secara benar sebelum makan, jika makan buah cuci sebelum dikonsumsi, pilih makanan saji yang memenuhi higiene sanitasi baik dalam proses dan lingkungannya”, saran Solikhin Dwi R.
Pergantian musim adalah niscaya, menjaga kesehatan pada sepanjang musim adalah pilihan terbaik, bersama menjaga kesehatan, kendalikan faktor risiko, berobat jika sakit. (shol)

-
Workshop Regulasi Rumah Sakit Terkini49x tampil03/11/2026
-
Mengenal Penyakit Pes (Plague) dan Situasi di Indonesia333x tampil29/10/2026
-
Pemetaan Sarana, Prasarana pada Penyelenggaraan ILP dan CKG di Puskesmas315x tampil28/10/2026
-
Mencegah Potensi Fraud dalam Penyelenggaraan JKN di Kota Yogyakarta282x tampil28/10/2026
-
Orientasi Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi Lansia Kota Yogyakarta390x tampil26/10/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-42 Tahun 2026, 18 - 24 Oktober 202687x tampil30/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-41 Tahun 2026, 11 - 17 Oktober 2026177x tampil23/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-40 Tahun 2026, 4 - 10 Okt 2026226x tampil16/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-39 Tahun 2026, 27 Sept - 3 Okt 2026277x tampil09/10/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-38 Tahun 2026, 20 - 26 Sept 2026358x tampil02/10/2026
- HARI INI 0
- BULAN INI 0
- TAHUN INI 1.376.843
- SEMINGGU TERAKHIR 0
- SEBULAN TERAKHIR 127.695
- SETAHUN TERAKHIR 1.690.072
- TOTAL PENGUNJUNG 11.217.241