Berita

Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta

Dilihat 69 kali   21/04/2026 10:53:57 WIB

Tim Website Dinkes

Umbulharjo. Sabtu (18/04/2026) pegawai Dinas Kesehatan dan seluruh UPT dibawahnya baik Puskesmas, RS Pratama, Labkesda, PSC 119 YES dan RSUD Kota Yogyakarta hadir dan berkumpul untuk mengikuti halal bihalal keluarga besar Dinas Kesehatan.

img_20260421105942_image.png
Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta drg. Emma Rahmi Aryani, MM. menyampaikan sambutan

Berbeda dari tahun sebelumnya, halal bihalal tahun ini diselenggarakan di Graha Pandawa Balaikota Yogyakarta. Hal yang berbeda lainnya adalah kehadiran Wali Kota Yogyakarta DR (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), undangan mantan Kepala Dinas Kesehatan, pimpinan lintas OPD, BUMD BPD DIY, BSI dan lainnya.

img_20251205111019_image.png

Kegiatan dimulai pada jam 13.00 dan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta drg. Emma Rahmi Aryani, MM. yang menyampaikan apresiasi terhadap komitmen dan kehadiran kepada seluruh peserta dan pernyataan halal bihalal. Ikrar Syawalan dibacakan oleh Eko Rahmadi SKM., MPH diikuti dan disaksikan seluruh peserta setelah sambutan Kepala Dinas Kesehatan.

img_20260421110702_image.png
Wali Kota Yogyakarta DR (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menyampaikan arahan kepada seluruh pegawai di jajaran kesehatan Kota Yogyakarta

Pada forum halal bihalal yang dihadiri lengkap oleh seluruh unsur kesehatan tersebut, dr. Hasto memberikan ‘taushiyah’ kepada seluruh pegawai. dr. Hasto tidak hanya datang sebagai pemimpin daerah namun sekaligus hadir sebagai figur umara yang memiliki kewajiban untuk memberikan pembinaan dan pengarahan. 

“Menjaga kehidupan satu manusia, kebaikannya seperti menjaga kehidupan seluruh manusia. Dan sebagai orang yang bekerja di kesehatan Allah berikan kesempatan dan kemuliaan untuk hal tersebut”, tegas dr. Hasto mengingatkan bahwa tenaga kesehatan aktifitas bukan semata bekerja namun terkait dengan peran, fungsi dan kewajiban seorang hamba kepada Allah SWT.

img_20221012150940_image.png

Narasi tentang fitrah kehidupan secara lugas, detil dan mudah dipahami disampaikan dr. Hasto. Diskripsi materi yang didasari keahlian dan kompetensi sebagai seorang ekspert Ginekologi semakin menunjukkan kebenaran dan keagungan Allah SWT. Dengan halus paparan tersebut menstimulasi kesadaran untuk kembali kepada fitrah manusia sebagai makhluk di hadapan Al Khaliq atau sang Pencipta.

Satu insight lagi diberikan oleh dr Hasto, “Alhamdulillah Indonesia menganut pemahaman ‘pro-life’ yang didukung oleh Majelis Ulama Indonesia”. dr. Hasto memberikan gambaran bagaimana kita harus senantiasa memberikan dukungan atas kehidupan yang telah dikaruniakan oleh sang pencipta. Sebagaimana diketahui Pro-life Adalah pandangan yang menentang aborsi dan percaya bahwa kehidupan dimulai sejak konsepsi, sehingga janin memiliki hak untuk hidup. Dan Pro-choice Adalah pandangan yang mendukung hak perempuan untuk memilih apakah akan melanjutkan atau mengakhiri kehamilan (aborsi) sebagai bagian dari hak atas tubuh mereka sendiri.

Di dunia kedokteran jika ada potensi kecacatan atau ketidaksempurnaan saat dilahirkan, maka pandangan Pro-choice bisa memilih untuk aborsi untuk menghindari kesulitan dalam kehidupannya. Di Indonesia yang memiliki pandangan Pro-life dalam kondisi apapun setiap anak yang akan dilahirkan memiliki hak untuk hidup sehingga tidak dilakukan aborsi.

Selanjutnya kegiatan halal bihalal keluarga besar Dinas Kesehatan ditutup dengan Pembacaan doa H. Fakhrudin dan sekaligus mendoakan 7 orang Calon Jamaah Haji Tahun 2026 dari Dinas Kesehatan dan UPT Dinas Kesehatan yang akan berangkat pada April-Mei 2026. (shol)

img_20241203104206_image.png