Berita

Pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Pegawai Dinkes

Dilihat 164 kali   08/06/2026 14:03:47 WIB

Tim Website Dinkes

img_20260608140458_image.png

Umbulharjo. Potensi insiden kebakaran bisa terjadi dimana saja termasuk di perkantoran. Risiko tersebut seyogyanya diketahui dan dipahami oleh seluruh penghuni kantor, sehingga jika terjadi insiden kebakaran, mereka dapat segera mengambil tindakan awal pemadaman. Tindakan awal tersebut menjadi kunci pencegahan kebakaran yang lebih besar. Memperhatikan pentingnya pencegahan insiden kebakaran tersebut, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi pegawai secara bergantian.

img_20251205111019_image.png
img_20260608140534_image.png

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Kerja Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga (KLK3O) berlangsung di Lokasi Parkir Barat Pemerintah Kota Yogyakarta pada Jum’at (05/5/2026). 

“Kegiatan diikuti oleh 35 orang pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dengan fokus pada simulasi pemadaman api dengan APAR dan cara konvensional,” jelas Nur Wara Gunarsih, S.Tr.Kes. Ketua Tim Kerja KLK3O.

img_20221012150940_image.png

Pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di perkantoran penting untuk membekali pegawai dengan keterampilan dasar memadamkan api pada tahap awal, memastikan respons darurat yang cepat, mencegah kebakaran kecil menjadi besar untuk melindungi keselamatan seluruh penghuni kantor dan aset kantor.

img_20260608140615_image.png

Mentor dari Damkarmat Kota Yogyakarta dengan sigap dan detail menyampaikan materi dan bimbingan langsung teknik pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan media lain. Peserta secara bergantian berpraktik memadamkan api dengan APAR berisi CO, Powder, Liquid dan pemadaman konvensional menggunakan kain dan karung goni basah.

img_20260608140647_image.png

“Dengan pelatihan penggunaan APAR, pegawai dapat bertindak dengan cepat, tenang dan tidak panik saat melihat tanda-tanda api awal untuk segera memadamkan sebelum menjalar, jelas Wara.

Melalui pelatihan diharapkan dapat membentuk perilaku respons cepat dan sigap bagi pegawai saat terjadi darurat kebakaran.(shol)

img_20241203104206_image.png