Berita

ASEAN Dengue Day, Menuju Nol Kematian Dengue Tahun 2030

Dilihat 291 kali   23/06/2026 08:39:44 WIB

Tim Website Dinkes

Kota Yogyakarta. Demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan di kawasan ASEAN. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI mencatat sebanyak 161.752 kasus dengue dengan 673 kematian  dan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 0,4 % pada tahun 2025.

img_20260623090718_image.png
Kabid P2P PD SIK dr. Lana Unwanah, MKM (kanan-merah) bersama Programmer DBD Anandi Iedha R, S.Gz., MPH., pada kegiatan Health Talk dalam rangka ASEAN Day Dengue

Sedangkan di negara ASEAN lain seperti Thailand tercatat sebanyak 51.795 kasus dengan 120 kematian, Malaysia (sampai pertengahan Juni 2025) tercatat 27.989 kasus dengan 16, Singapura sebanyak 4.000 kasus dan 4 kematian, Kamboja sebanyak 32.803 kasus dan 52 kematian, Vietnam: 168.140 kasus dan 33 kematian.

img_20221012150940_image.png

Penyebaran dengue di kawasan ASEAN telah menjadi ancaman sepanjang tahun yang tidak lagi mengenal musim. Memperhatikan hal tersebut, negara-negara anggota ASEAN berkomitmen untuk mewujudkan nol kematian akibat dengue pada tahun 2030.

img_20260623084803_image.png
ASEAN Day Dengue Juni 2026

Peringatan ASEAN Day Dengue pada Juni 2026 dengan tema ASEAN United: Zero Dengue Deaths – A Future We Build Together by 2030 menjadi starting point untuk melangkah dalam mewujudkan kematian dengue di ASEAN dan Indonesia khususnya.

Terkait dengan makna tema ASEAN Day Dengue Juni 2026, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit PD SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr. Lana Unwanah, MKM., menegaskan bahwa untuk menekan angka kematian akibat dengue hingga nol pada tahun 2030 perlu dilakukan penguatan komitmen bersama dan mendorong kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan dan  masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian dengue.

img_20251205111019_image.png

img_20221012150940_image.png

“Kota Yogyakarta saat ini telah mencapai Zero Dengue Deaths, nol kematian dengue", jelas dr. Lana saat dikonfirmasi terkait kasus dan kematian akibat dengue pada kegiatan Health Talk yang diselenggarakan Pusat Kedokteran Tropis UGM dan Radio STAR FM. Tercatat pada tahun sejak tahun 2019 terjadi penurunan kasus dengue di Kota Yogyakarta setelah dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian dengue secara terpadu, baik surveilans ketat dan salah satunya menggunakan pelepasan nyamuk ‘ber-wolbachia'.

img_20260623084815_image.png
Evaluasi pencegahan dan pengendalian dengue dengan pelepasan nyamuk ‘ber-wolbachia’, kolaborasi Dinkes Kotan Yogyakarta bersama Pusat Kedokteran Tropis FK-KMK UGM

“Di Kota Yogyakarta pada tahun 2024 ditemukan sebanyak 301 kasus dengan nol kematian, tahun 2025, 270 kasus dengan nol kematian dan tahun 2026, 54 kasus dan nol kematian”, tambah  dr. Lana.

Peringatan ASEAN Dengue Day 2026 merupakan tools pengingat bahwa dengue masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat dan merupakan tantangan bersama dalam upaya pencegahan dan pengendalian. Zero Dengue Deaths pada 2030 hanya dapat dicapai jika setiap pihak dapat berperan dalam pencegahan dan pengendalian dengue. (shol)

img_20241203104206_image.png