Berita
Penanggulangan Leptospirosis di Kota Yogyakarta
Dilihat 7940 kali 11/07/2025 11:38:33 WIB
Tim Website Dinkes
Pada semester satu tahun 2025 kasus Leptospirosis di Kota Yogyakarta mencapai 18 orang dengan kematian sebanyak 5 orang. Kematian yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira tersebut umumnya terjadi di rumah sakit. Pasien atau keluarga pasien tidak mengetahui jika penyakit yang diderita adalah Leptospirosis yang bisa berakibat fatal jika tidak segera diberikan tata laksana secara cepat dan benar.
Pelaksana program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Leptospirosis memberikan keterangan bahwa berdasarkan hasil Penyelidikan Epidemiologi dari 5 orang meninggal, 1 orang yang periksa di puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit, selebihnya berobat ke dokter praktek mandiri, klinik dan langsung ke rumah sakit karena gejala berat yang dirasakan.

Terkait melonjaknya kasus dan angka kematian akibat Leptospirosis, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan upaya-upaya pengendalian dan pencegahan penularan dengan melibatkan: Tenaga Medis, Programmer Penyakit Zoonosis, Promkes, Surveilans di Dinas Kesehatan, UPT Puskemas dan faskes lainnya.

“Kemunculan gejala klinis Leptospirosis harus bisa ditangkap secepatnya oleh tenaga medis di fasilitas pelayanan kesehatan terutama Puskesmas, dokter praktek mandiri dan klinik untuk diberikan tata laksana yang tepat sehingga infeksi dan dampak lebih lanjut berupa komplikasi yang merusak organ penting dapat dicegah”, jelas dr. Lana Unwanah, MKM Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit PD SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

dr. Endang Sri Rahayu Kasie P2PM Imunisasi menegaskan bahwa dokter di fasilitas kesehatan harus jitu menangkap gejala klinis yang ditemukan dan segera memberikan tata laksana penyakit Leptospirosis supaya tidak terjadi perburukan.

Memperhatikan hal tersebut Dinas Kesehatan melakukan update bagi pengetahuan dokter puskesmas dan perawat, dokter praktek mandiri, dokter klinik dan perawat, dokter rumah sakit dan perawat pada poli umum dan penyakit dalam dan diskusi dengan mengundang dokter Ahli sebagai narasumber. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa 8 Juli 2025 di UPT RS Pratama Yogyakarta.

Upaya lain yang dilakukan dalam rangka kewaspadaan adalah melakukan surveilans aktif oleh surveilans kelurahan dan surveilans puskesmas untuk deteksi dini kemunculan kasus leptospirosis dan faktor risiko. Surveilans reservoir dan lingkungan juga dilakukan bersama Labkesmas Yogyakarta, Labkesda untuk memastikan keberadaan Leptospira dalam organ tikus sebagai reservoir (pembawa) Leptospira, pada air dan tanah. Promosi kesehatan dilakukan oleh Dinas kesehatan bersama Puskesmas untuk menumbuhkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat serta kewaspadaan terhadap Leptospirosis.

Survei tikus dan lingkungan dilakukan di wilayah Puskesmas Pakualaman dengan lokus di tempat terjadinya kematian akibat leptospirosis. Hasil survei akan menguatkan perlunya lintas sektor untuk bersama-sama menghentikan penyakit Leptospirosis di Kota Yogyakarta, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru salah satunya zoonosis yang melibatkan lintas sektor. (shol)

-
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Kota Yogyakarta360x tampil13/08/2026
-
Bimtek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Pengusaha IRTP284x tampil10/08/2026
-
Koordinasi Penggunaan Fingerprint untuk Pasien di Puskesmas Kota Yogyakarta432x tampil29/07/2026
-
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, 28 Juli581x tampil28/07/2026
-
Pelatihan Manajemen Risiko Pegawai Dinas Kesehatan469x tampil27/07/2026
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
Last Updated 3 min ago
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-33 Tahun 2026, 16 - 22 Agustus 202697x tampil28/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-32 Tahun 2026, 9 - 15 Agustus 2026157x tampil21/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-31 Tahun 2026, 2 - 8 Agustus 2026199x tampil14/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-30 Tahun 2026, 26 Juli - 1 Agustus 2026254x tampil07/08/2026
-
Buletin dan Tren Mingguan W2 SKDR Puskesmas dan RS Minggu Ke-29 Tahun 2026, 19 - 25 Juli 2026222x tampil31/07/2026
- HARI INI 1.809
- BULAN INI 22.259
- TAHUN INI 1.123.105
- SEMINGGU TERAKHIR 25.630
- SEBULAN TERAKHIR 104.239
- SETAHUN TERAKHIR 1.738.610
- TOTAL PENGUNJUNG 10.869.826